Monday, August 24, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Gagang Pintu Bermasalah, 2,98 Juta Tesla Buatan China Ditarik

Mistar.idSenin, 24 Agustus 2026 pukul 15.34 WIB
gagang_pintu_bermasalah_298_juta_tesla_buatan_china_ditarik

Gedung Tesla Gigafactorydi Shanghai, China (foto: Go Nakamura/Reuters)

news_banner

Beijing, MISTAR.ID - Sebanyak 2,98 juta unit Tesla buatan China ditarik kembali setelah muncul kekhawatiran terhadap keamanan gagang pintu tersembunyi yang dinilai sulit dikenali dan dioperasikan dalam kondisi darurat.

Dilansir BBC, Senin (24/8/2026), penarikan tersebut menjadi bagian dari recall besar yang mencakup lebih dari 4 juta kendaraan di China. Selain Tesla, mobil produksi XPeng, Xiaomi, dan Geely juga terdampak.

Gagang pintu tersembunyi selama ini menjadi salah satu ciri khas kendaraan listrik. Desain yang dipopulerkan Tesla itu membuat gagang menyatu dengan panel pintu dan baru keluar ketika pemilik mendekati kendaraan.

Namun, desain tersebut mulai menjadi sorotan setelah dua kecelakaan fatal di China yang melibatkan mobil listrik Xiaomi. Gangguan sistem kelistrikan diduga membuat pintu kendaraan tidak dapat dibuka setelah kecelakaan.

Tesla dalam pernyataannya menyebut sejumlah Model 3, Model Y, Model S, dan Model X ditarik karena gagang pintunya “sulit dikenali dan dioperasikan karena warnanya mirip dengan trim interior”.

Masalah tersebut dikhawatirkan memperlambat proses evakuasi penumpang, terutama ketika kecelakaan berat menyebabkan sistem tegangan rendah kendaraan gagal berfungsi.

Tesla akan memasang label peringatan pada kendaraan terdampak dan memberikan pembaruan perangkat lunak agar kaca jendela dapat turun secara otomatis setelah terjadi kecelakaan.

Pendiri konsultan Sino Auto Insights, Tu Le, menilai langkah tersebut belum menjadi solusi permanen. Menurutnya, label peringatan dan pembaruan perangkat lunak lebih menyerupai penanganan sementara terhadap persoalan desain.

China sebelumnya telah mengumumkan larangan terhadap penggunaan gagang pintu tersembunyi. Aturan baru yang mulai berlaku pada 1 Januari 2027 mewajibkan mobil yang dijual di negara itu memiliki mekanisme pembuka pintu secara mekanis, baik dari dalam maupun luar kendaraan.

Persoalan serupa juga menjadi perhatian regulator di Amerika Serikat. Gagang pintu Tesla pernah diselidiki setelah muncul laporan bahwa sistem tersebut tiba-tiba tidak berfungsi hingga menyebabkan anak-anak terjebak di dalam kendaraan.

Pada Juli, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) juga mengusulkan pembentukan standar keselamatan baru bagi produsen mobil terkait mekanisme pembukaan pintu kendaraan.

Belum diketahui apakah Tesla maupun produsen lain yang terdampak akan melakukan penarikan serupa terhadap kendaraan yang dipasarkan di luar China. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN