Mahasiswa USU Raih Juara 2 Nasional Lewat Kopi Andaliman Khas Sumut

Tiga delegasi USU yang berhasil meraih juara 2 dalam ajang BMNC di Surabaya. (Foto: Humas USU/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Tim mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) meraih Juara 2 Business Creation Competition dalam ajang Indonesia Business Management Network Competition (BMNC) 2026 yang berlangsung di Universitas Airlangga, Surabaya pada 20 hingga 22 Oktober 2026.
Delegasi USU yang membawakan pengembangan ide bisnis Andale Coffee ini merupakan tiga mahasiswa yang berasal dari tiga jurusan berbeda yaitu Dira Riyani (S1 Manajemen FEB) sebagai Ketua Tim merangkap CMO dan COO, Arya Dwi Ardhana Wibowo (D4 Statistika Fakultas Vokasi) sebagai CEO dan CTO kemudian Atiqa Zhakira Syahrul (S1 Akuntansi FEB) sebagai CFO.
Dalam pengembangan inovasi bertajuk ‘Andale Coffee: Inovasi Kopi Sumatera Utara Berbasis Andaliman dengan Integrasi Digital untuk Memperluas Pasar Produk Lokal’, tim yang dibimbing oleh Saddam Husein Nasution dan Muhammad Arif Lubis ini menghadirkan produk kopi yang memadukan cita rasa khas kopi dengan rempah andaliman.
“Kami melihat adanya peluang yang menggabungkan karakteristik khas andaliman ke dalam produk kopi, sehingga menciptakan diferensiasi produk yang menarik sekaligus mengangkat nilai budaya lokal Sumut ke pasar yang lebih luas,” kata Arya dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Jumat (30/10/2026).
Sejumlah tantangan yang dihadapi oleh tim ini selama proses pengembangan, mulai dari menakar proporsi bahan baku agar diterima konsumen, merumuskan strategi pemasaran hingga menyatukan sudut pandang dari tiga latar belakang keilmuan yang berbeda.
“Lewat proses tersebut, kami memahami inovasi tidak cukup hanya gagasan menarik tetapi juga harus didukung riset, perencanaan yang matang dan kemampuan yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pasar,” tuturnya menjelaskan.
Ke depan, mereka berharap Andale Coffee tidak berhenti sebatas proyek kompetisi belaka, namun juga dapat dikembangkan dan direalisasikan secara nyata di tengah masyarakat.
Melalui pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran serta kolaborasi jangka panjang dengan petani, pemasok bahan baku dan pelaku UMKM, inovasi ini juga diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas produk unggulan khas Sumut. (hm25)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER









































