Jembatan Rusak dan Berlubang di Padangsidimpuan, Pengendara Diminta Berhati-hati


Kendaraan saat melintas di jembatan penghubung antar dua Kecamatan, tepatnya di Jalan Abdul Haris Nasution (bypass) dalam kondisi rusak dan berlubang. (f:asrul/mistar)
Padangsidimpuan, MISTAR.ID
Pengendara sepeda motor maupun mobil, khususnya warga Kota Padangsidimpuan diharapkan berhati-hati saat melintas di kawasan Jalan Abdul Haris Nasution (bypass), lantaran jembatan penghubung antara Kecamatan Padangsidimpuan dengan Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara mengalami rusak dan berlubang.
Berdasarkan pantauan, kondisi jalan dan jembatan milik Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di Desa Pijorkoling Kecamatan Padangsidimpuan, Tenggara, terlihat memprihatinkan, karena jembatan dengan panjang kurang lebih 20 meter ini mengalami rusak dan berlubang dengan diameter 1 meter/50 cm, tepat berada ditengah-tengah jalan.
Parahnya lagi, kerangka baja pada lubang tersebut sudah jebol, sehingga dari lubang terlihat aliran Sungai Batang Ayumi. Sehingga warga yang kerap melintas di atasnya merasa khawatir.
"Melihat kondisi jembatan, kami khawatir jembatan tersebut akan semakin rusak, bahkan memperlebar lubang akibatnya ambruk. Apalagi ini sudah berbulan-bulan tidak ada perbaikan sehingga tampak pembiaran. Padahal, ini jembatan satu-satunya jalan lintas penghubung antar dua Kecamatan," tutur Zul saat ditemui di lokasi.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PUPR Bima Marga Provinsi Sumut, Daksur Hasibuan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsApp, Senin (17/2/25) tidak direspon. (asrul/hm18)
