Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Nenek Korban Pencurian Rp101 Juta di Siantar Mengaku Dimintai Uang 'Jalan' Oleh Polisi

Mistar.idKamis, 4 Juni 2026 11.48
EH
AS
nenek_korban_pencurian_rp101_juta_di_siantar_mengaku_dimintai_uang_jalan_oleh_polisi

Nurmi Purba yang kehilangan uang RP101 juta berjualan di Pasar Parluasan, Pematangsiantar. (Foto: Abdi/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kasus hilangnya uang ratusan juta seorang lansia sekaligus pedagang sayur di Pasar Parluasan, Kota Pematangsiantar, masih belum menemukan titik terang.

Korban bernama Nurmi Purba, 62 tahun, mengatakan peristiwa pencurian uang Rp101 juta miliknya sudah lima bulan berjalan. Namun, Polres Pematangsiantar masih belum menangkap pelaku.

Wanita yang biasa dipanggil nenek Nurmi tersebut merasa kecewa dengan lamanya kinerja polisi. Dijelaskannya, bukti-bukti yang diminta telah diserahkan seluruhnya kepada pihak berwajib, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.

"Padahal rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku pencurian sudah jelas dan saya juga sudah buat laporan. Tapi, sampai sekarang belum ada hasil yang memuaskan," tutur Nurmi saat dijumpai di Pasar Parluasan, Kamis (4/6/2026).

Bahkan, sambung Nurmi, ada petugas polisi yang meminta uang operasional sebesar Rp300.000 agar kasusnya segera ditangani.

"Capek saya kalau kasusnya begini terus. Sudah buat laporan ke sana-ke mari, laporan sudah diterima tapi belum juga ada hasilnya. Bahkan mereka minta uang jalan Rp300.000. Sudah saya berikan uang jalan itu. Tapi, sampai saat ini pelaku belum ditangkap juga," ucapnya.

Bagi Nurmi, uang Rp101 juta bukanlah jumlah yang sedikit. Uang tersebut merupakan hasil jerih payahnya selama ini menjual sayur.

"Saya sangat berharap uang dan perhiasan saya bisa kembali. Walaupun tidak semua kembali tidak apa-apa, yang penting ada hasilnya," ujarnya lagi.

Dilanjutkannya, “Apakah karena saya ini orang susah makanya polisi tidak mau membantu? Padahal itu tabungan dari hasil jualan saya. Mohonlah kepada polisi segera tangkap pelakunya.”

Diketahui, pencurian uang Rp101 juta milik Nurmi terjadi pada Jumat (15/1/2026) di Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara.

Emas perhiasan dan uang tunai milik Nurmi diduga dicuri oleh seseorang yang berpura-pura menjadi pembeli saat ia berjualan. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN