Dua Rumah di Gang Masjid Paya Geli Dibobol Maling dalam Sepekan

Ilustrasi. (Foto: Istimewa/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Dua rumah warga yang berada di Gang Masjid, Jalan Sei Mencirim, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, dibobol maling dalam sepekan.
Salah satu korban, Rizal, dalam video yang beredar dan dilihat Mistar, Kamis (4/6/2026), mendapati rumahnya dalam kondisi berantakan saat kembali dari Berastagi pada Rabu (3/6/2026) malam.
Dalam narasinya, Rizal bersama keluarga meninggalkan rumah sekitar pukul 07.00 WIB untuk mengantar tamu dari Aceh berwisata ke Berastagi.
Namun, ketika pulang sekitar pukul 20.30 WIB, sejumlah barang berharga di dalam rumah telah hilang. Di antaranya televisi 50 inci, isi kotak infak, pakaian, sepatu, sandal, telepon genggam, hingga perhiasan.
Saat dikonfirmasi, Rizal enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait peristiwa yang dialaminya.
Tak jauh dari rumah Rizal, rumah milik warga bernama Usman juga diketahui pernah dibobol maling baru-baru ini. Pelaku diduga masuk dengan merusak bagian jendela rumah sebelum menggasak barang-barang milik korban.
Usman saat dikonfirmasi membenarkan video yang beredar merupakan rumah miliknya. Ia menerangkan peristiwa itu terjadi pada Jumat (29/5/2026). Ia juga mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal.
"Benar itu rumah saya. Kejadiannya Jumat lalu. Sudah saya lapor ke Polsek Sunggal," ucapnya, pada Mistar.
Kepala Dusun II Desa Paya Geli, M Syahril, membenarkan adanya dua kasus pencurian yang menimpa warga di Gang Masjid tersebut.
“Iya, ada dua rumah warga yang dibobol maling,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Syahril menjelaskan, rumah milik Usman berada di wilayah Dusun II, sedangkan rumah Rizal masuk wilayah Dusun III meski masih berada dalam satu gang yang sama.
“Rizal Dusun III, kalau Usman Dusun II, warga saya,” tuturnya.
Ia mengaku belum mengetahui apakah kedua korban telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Meski demikian, Syahril mendorong keduanya segera melapor agar kasus tersebut dapat diusut.
“Kalau laporan saya belum tahu. Tapi saya mendorong kalau bisa keduanya buat laporan. Karena saya yakin pelakunya bukan orang jauh, orang-orang sini juga,” ujarnya.
Hingga saat ini, Kapolsek Sunggal, Kompol M Yunus Tarigan, saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban. (hm25)
BERITA TERPOPULER






















