Update Banjir Langkat: 1.392 Warga Masih Mengungsi, 14 Meninggal Dunia

Banjir di Langkat. (Foto: Istimewa/Mistar)
Langkat, MISTAR.ID
Banjir yang melanda Kabupaten Langkat sejak 26 November 2025 hingga kini masih berdampak. Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat per 17 Desember 2025, warga yang masih mengungsi akibat banjir hingga hari ini berjumlah 1.392 orang.
"Para pengungsi berada di Kecamatan Tanjung Pura, Sei Lepan dan Pangkalan Susu sedangkan di tempat lain sudah kembali ke rumahnya," ujar Kepala BPBD langkat, Muhammad Ansyari, Sabtu (20/12/2025).
Selain itu, tercatat banjir yang melanda 16 kecamatan di Langkat berdampak kepada 116.953 Kepala Keluarga (KK) atau 467.812 jiwa. Sedangkan korban jiwa 14 orang.
"Banjir juga menyebabkan 7.939 rumah rusak. Terbanyak di Kecamatan Tanjung Pura sejumlah 2.873 dan di Besitang dengan jumlah 1.955 rumah," ujar Ansyari.
Laporan BPBD Langkat juga menyebutkan 8.197 Hektare lahan pertanian rusak, serta 82.892 hewan ternak warga mati atau hilang,
"129.609 meter jalan rusak di 65 titik. 131 fasilitas umum/sosial rusak. 51 titik tanggul sungai jebol dan 72 unit jembatan yang rusak," kata Kepala BPBD Langkat.
Ansyari juga menyebutkan masalah sarana prasarana, komunikasi, hingga kurangnya personel menjadi kendala penanggulangan banjir di Langkat.
"Kendala utama penanganan banjir adalah minimnya sarana dan prasarana, alat evakuasi, armada,sulitnya akses menuju lokasi banjir, hingga terbatasnya personel," kata Ansyari. (hm20)
























