Thursday, July 9, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pertamina Didesak Tambah Stok Pertalite, DPRD Sumut: Jangan Sampai Masyarakat Bertindak

Mistar.idKamis, 9 Juli 2026 pukul 11.45 WIB
pertamina_didesak_tambah_stok_pertalite_dprd_sumut_jangan_sampai_masyarakat_bertindak

Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Muniruddin Ritonga. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara (Sumut), Muniruddin Ritonga, mendesak PT Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara menambah stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite, Kamis (9/7/2026).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut mendesak Pertamina karena sampai hari ini masyarakat masih kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite.

Banyak pula SPBU yang kehabisan stok Pertalite. Karena tidak ada pilihan, masyarakat harus membeli Pertamax yang harganya memberatkan masyarakat.

“Kami mendesak Pertamina segera mengatasi masalah kelangkaan Pertalite. Kalau sore hari, Pertalite sering kosong. Apalagi di Kota Medan, masyarakat sering mengeluh soal masalah ini,” ujar Muniruddin kepada Mistar.

Menurutnya, ketersediaan pasokan BBM bersubsidi menjadi bagian penting agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

“Harga Pertalite Rp10.000 per liter saja sudah terasa berat bagi masyarakat. Apalagi ditambah harga Pertamax yang melambung. Pertalite yang sulit didapat masyarakat tentunya membuat resah,” ucapnya.

Masalah lainnya adalah antrean yang mengular di setiap SPBU jika Pertalite sudah tersedia. “Belum lagi saat Pertalite sudah ada di SPBU, maka antrean panjang pasti terjadi. Roda dua saja bisa antre paling cepat setengah jam. Karena apa? Ya karena keterbatasan itu tadi. Belum lagi para petugas pengisi melewati proses scan barcode hingga kemudian pengisian, tentu itu menjadi faktor waktu yang disita cukup banyak,” tuturnya.

Dia berharap persoalan ketersediaan BBM subsidi harus segera dituntaskan secara optimal. “Jangan sampai masyarakat meluapkan amarah dulu, baru Pertamina bertindak,” ucapnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN