Wednesday, July 8, 2026
home_banner_first
SUMUT

Antrean Panjang di SPBU Balige, Pengendara Berebut Solar dan Pertalite

Mistar.idRabu, 8 Juli 2026 pukul 16.41 WIB
antrean_panjang_di_spbu_balige_pengendara_berebut_solar_dan_pertalite

Antrean panjang di salah satu SPBU Kecamatan Balige. (foto:nimrot/mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID (8/7/2026) – Cemas tidak mendapatkan bahan bakar jenis Solar dan Pertalite, pengendara menyerbu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Balige. Kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang dan memicu kemacetan arus lalu lintas.

Sesuai pantauan wartawan Mistar.id, dua SPBU di Balige sejak pagi hingga sore masih dipadati kendaraan roda empat atau lebih (mobil) yang mengisi Solar serta sepeda motor yang mengisi Pertalite.

Salah seorang pengendara sepeda motor, L. Siregar, mengatakan antrean terjadi sejak pukul 06.30 WIB hingga siang. Kondisi sempat lengang karena stok bahan bakar habis. Namun, setelah distribusi bahan bakar tiba sekitar pukul 14.00 WIB, antrean kembali terjadi.

"Yang membuat kita kesal, antrean mobil membuat pengendara sepeda motor jadi terhalang untuk mengisi Pertalite. Takutnya, jika terlambat, tidak akan kebagian seperti kemarin dan harus mengisi Pertamax," ucapnya, Rabu (8/7/2026).

Senada disampaikan pengemudi truk, Doni. Ia mengatakan harus rela mengantre selama beberapa jam untuk mengisi bahan bakar Solar karena khawatir di SPBU berikutnya tidak mendapatkan stok bahan bakar tersebut.

"Empat SPBU yang saya lalui di Kabupaten Toba, mulai dari Kecamatan Porsea, Sigumpar, Laguboti, dan Balige habis. Ini SPBU yang kelima, untung masih ada stok. Meskipun sudah sejam menunggu, yang penting dapat jatah," ujar Doni.

Sementara itu, petugas SPBU yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan sesungguhnya bahan bakar tidak langka. Distribusi dinilai masih mencukupi, hanya saja permintaan dari pengendara meningkat.

"Volume kendaraan yang masuk ke Kabupaten Toba meningkat sehingga banyak yang melakukan pengisian bahan bakar, khususnya jenis Pertalite. Hal ini sangat dimungkinkan karena suasana libur panjang sekolah menjadi penyebab naiknya volume kendaraan," tuturnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN