Harga Emas Kembali Merosot, Pengamat: Tertekan Bayang-Bayang Geopolitik Timur Tengah

Ilustrasi. (Foto: Antara)
Medan, MISTAR.ID - Koreksi harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berlanjut pada perdagangan, Kamis (9/7/2026) setelah sempat naik pada akhir pekan lalu.
Hari ini, emas Antam turun Rp14.000 per gram menjadi Rp2.641.000 per gram. Selain harga jual, harga pembelian kembali (buyback) juga mengalami penurunan lumayan besar, yaitu Rp21.000 menjadi Rp2.393.000 per gram.
Pada sepekan terakhir, harga emas bergerak naik dalam rentang Rp2.625.000 hingga Rp2.670.000 per gram. Sedangkan dalam sebulan terakhir, harga emas berada dalam tren penurunan dalam rentang Rp2.625.000 hingga Rp2.743.000 per gram.
Harga emas domestik yang melemah ini, berkaitan dengan dinamika pasar global yang masih dibayangi oleh ketidakpastian. Pengamat Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, mengatakan bahwa situasi geopolitik dunia yang memanas ini telah mengubah pergerakan sektor keuangan.
Saat ini, yang menjadi kekhawatiran adalah potensi gangguang jalur logistik internasional.
"Jalur logistik yang melewati Selat Hormuz memiliki peluang terganggu dan memicu kelangkaan dan kenaikan harga sejumlah komoditas bahan baku industri," katanya.
Meningkatnya tensi geopolitik ini, memicu aksi borong aset aman, seperti emas. Saat ini, harga emas global justru mengalami tekanan.
"Harga emas global melemah ke level 4.079 Dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,38 juta per gram. Situasi ini mempengaruhi harga emas Antam di Indonesia," ucapnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Emas Antam dan Galeri 24 Kompak Turun, Ini Harganya





















