Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Mudik Nataru 2025, DPRD Sumut Ingatkan Pemprov Soal Kesiapan Jalur dan Armada

Mistar.idSabtu, 20 Desember 2025 09.38
AN
MA
mudik_nataru_2025_dprd_sumut_ingatkan_pemprov_soal_kesiapan_jalur_dan_armada

Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Fraksi PDI Perjuangan, Sutarto. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

DPRD Sumatera Utara (Sumut) mengingatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memastikan kesiapan jalur transportasi dan armada angkutan umum menjelang mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, guna menjamin perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar di tengah potensi cuaca ekstrem.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto, ia menilai kesiapan jalur transportasi dan armada angkutan umum harus menjadi perhatian utama agar proses mudik dapat berjalan aman dan lancar.

“Pemerintah perlu memastikan kesiapan infrastruktur dan moda transportasi, terutama di tengah ancaman cuaca ekstrem,” katanya kepada wartawan, Sabtu (20/12/2025).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut itu menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga masyarakat.

“Kita perlu membangun kepercayaan, komunikasi yang baik dan lancar, sinergitas yang kuat, serta alur respons yang cepat dengan langkah mitigasi yang tepat,” ujarnya.

Terkait potensi bencana akibat cuaca ekstrem, ia meminta Kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengawal jalur-jalur transportasi yang kerap berpotensi longsor dan banjir.

Ia juga meminta Dishub agar aktif melakukan sosialisasi jalur aman kepada masyarakat serta mendorong BMKG untuk lebih masif menyampaikan informasi dan peringatan dini terkait prakiraan cuaca di berbagai daerah.

“Informasi cuaca harus sampai ke masyarakat secara cepat dan jelas agar bisa menjadi dasar pengambilan keputusan saat bepergian,” ucapnya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir rob. Sementara warga di daerah dataran tinggi dan pegunungan diminta tetap waspada terhadap potensi tanah longsor serta segera melaporkan tanda-tanda bahaya kepada pihak berwenang.

“Kepada perangkat daerah, saya minta terus menjaga kondisi di lapangan. Masyarakat juga harus ekstra hati-hati menghadapi curah hujan tinggi di bulan Desember ini,” katanya.

Ia menegaskan, cuaca ekstrem menjadi tantangan serius menjelang Nataru. Pasalnya, sejumlah potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, hingga angin puting beliung bisa terjadi kapan saja, khususnya pada akhir tahun.

“Situasi ini harus diantisipasi agar tidak mengganggu kelancaran mudik, baik transportasi darat, laut, maupun udara,” ujarnya.

Ia mengatakan, kelancaran arus mudik tidak hanya bergantung pada kondisi infrastruktur, tetapi juga pada kesiapsiagaan petugas di lapangan.

“Posko siaga harus ditempatkan di titik-titik rawan. Kehadiran personel di lokasi strategis sangat menentukan kecepatan respons dalam kondisi darurat,” tuturnya.

Ia berharap seluruh bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun di Sumatera Utara dipersiapkan secara optimal, termasuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang. “Tujuannya agar masyarakat bisa mudik dengan nyaman, aman, dan tanpa kendala,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat di Sumut untuk menunjukkan kepedulian kepada warga yang terdampak banjir dan longsor.

“Kita rayakan Natal dan Tahun Baru dengan kesederhanaan dan keprihatinan. Masih ada saudara-saudara kita yang berjuang pascabencana. Mari kita ulurkan tangan untuk meringankan beban mereka,” ucapnya. (hm25)