Tuesday, August 18, 2026
home_banner_first
SUMUT

Tiga Pelajar Kepulauan Nias Sukses Jadi Paskibraka Sumut di HUT Ke-81 RI

Mistar.idSelasa, 18 Agustus 2026 pukul 10.43 WIB
tiga_pelajar_kepulauan_nias_sukses_jadi_paskibraka_sumut_di_hut_ke81_ri

Pramudita Falen Enoni Mendrofa (kiri), Anindhita Virliya Saota (tengah) dan Novi Sentriyani Waruwu (kanan) merupakan anggota Paskibraka tingkat Sumut tahun 2026. (Foto:Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (18/8/2026) - Tiga siswi asal Kepulauan Nias turut menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang bertugas pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Datang dari pulau terjauh Provinsi Sumatera Utara, tiga siswi yakni Pramudita Falen Enoni Mendrofa, Novi Sentriyani Waruwu dan Anindhita Virliya Saota membagikan pengalamannya usai sukses menjadi bagian Paskibraka Sumut.

Pramudita Falen Enoni Mendrofa mengaku bangga bisa menjadi bagian Paskibraka tingkat provinsi dan membanggakan orang-orang yang dicintainya.

"Saya bangga bisa jadi bagian Paskibraka yang bertugas di tingkat Provinsi Sumut, senang bisa membanggakan sekolah dan orang tua sendiri," ujar pelajar dari Kota Gunungsitoli ini, Selasa (18/8/2026).

Ia bersyukur bisa tampil langsung, terlebih seusai melewati proses panjang menjadi Paskibraka dari Nias hingga terpilih ke Kota Medan.

"Saya dan ini pengalaman pertama saya bisa bertugas di hadapan Pak Gubernur. Banyak yang kami lalui dan kami tetap bisa sampai di titik ini," ucap Pramudita.

Senada, Novi Sentriyani Waruwu yang merupakan perwakilan Kabupaten Nias juga mengaku bangga bisa menjadi satu dari 74 anggota Paskibraka Sumut.

"Sama, saya juga bangga bisa jadi bagian ini, melewati proses panjang, saya harap ke depannya bisa lebih baik dari sekarang," ujarnya.

Novi pun membagikan tipsnya agar bisa sampai di titiknya hari ini. Menurutnya, sebagai seorang Paskibraka, fisik, mental, hingga akademik merupakan hal yang perlu ditingkatkan.

"Kalau tips kita harus belajar, tingkatkan fisik, mental, akademik itu seleksinya ada jadi kita harus persiapkan. Sangat berat, karena mental dan fisik kita dilatih setiap hari," ucapnya.

Sementara itu, datang dari kabupaten paling ujung Kepulauan Nias, Anindhita Virliya Saota juga membagikan kisahnya. Ia mengaku pesan orang tua selalu menjadi semangatnya selama menjalani proses karantina.

"Pesan dari orang tua kemarin sebelum berangkat agar saya bisa jaga diri baik-baik sampai bisa mengibarkan bendera Merah Putih, jadi itu juga yang membuat saya bisa terus semangat," tutur siswi asal Kabupaten Nias Selatan tersebut.

Ia berharap ke depan perwakilan Nias terus bisa berkontribusi untuk tingkat provinsi, bahkan di kancah nasional untuk mengibarkan Sang Merah Putih.

"Tidak menyangka juga bisa jadi bagian di tingkat provinsi, bisa menjadi bagian mengibarkan Merah Putih di hadapan Gubernur, harapannya ke depan perwakilan Nias terus ada di tingkat provinsi bahkan nasional," katanya.

Diketahui, Pramudita adalah siswi SMA Swasta Kristen BNKP Gunungsitoli. Sementara itu, Novi Waruwu adalah siswi SMK Negeri 1 Hiliserangkai Nias dan Anindhita adalah siswi asal SMA Negeri 1 Telukdalam Nias Selatan. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN