Friday, October 2, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Cabai di Lubuk Pakam Tembus Rp100.000, Pedagang Khawatir Terus Melonjak hingga Akhir Tahun

Mistar.idJumat, 2 Oktober 2026 pukul 18.24 WIB
harga_cabai_di_lubuk_pakam_tembus_rp100000_pedagang_khawatir_terus_melonjak_hingga_akhir_tahun

Panen petani cabai merah di Kecamatan Pantai Labu. (foto: Sembiring/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID - Harga cabai di Pasar Bakaran Batu dan Jalan Hasanudin, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, terus mengalami kenaikan.

Harga cabai merah saat ini mencapai Rp85.000 hingga Rp100.000 per kilogram. Sementara harga pembelian dari petani cabai di Kecamatan Beringin dan Pantai Labu mencapai Rp80.000 per kilogram.

Untuk cabai rawit dijual Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai hijau mencapai Rp40.000 per kilogram.

Sejumlah pedagang mengatakan kenaikan harga cabai dalam beberapa waktu terakhir melonjak drastis dan mulai sulit dikendalikan.

“Luar biasa kenaikan harga cabai saat ini semakin melonjak tak terkendali. Berkurangnya pasokan dan kendali harga yang dipegang tengkulak mengakibatkan keresahan pada pedagang dan masyarakat. Pemerintah harusnya bijak mengantisipasi hal ini, terlebih menjelang akhir tahun 2026,” ucap Sagala, salah seorang pedagang di Pasar Bakaran Batu Lubuk Pakam, Jumat (2/10/2026).

Pedagang lainnya di Jalan Hasanudin Lubuk Pakam mengatakan harga cabai telah mengalami kenaikan selama tiga bulan terakhir.

“Tiga bulan terakhir ini harga cabai merah naik drastis. Dari harga normal Rp30 ribuan per kilogram, kini di atas Rp80 ribuan per kilogram,” kata Tata Sitepu.

Ia mengaku khawatir kenaikan harga cabai masih akan berlanjut hingga akhir tahun.

“Cuaca juga memengaruhi kenaikan. Musim hujan membuat pasokan cabai berkurang. Peluang harga untuk kembali normal dinilai sulit karena salah satu faktor lain yaitu program MBG. Para pemasok SPPG rata-rata belanja ke agen pemasok barang di pasar hingga harga barang naik,” ujarnya.

Tata berharap pemerintah dapat mengantisipasi kenaikan harga cabai agar tidak semakin membebani pedagang maupun masyarakat menjelang akhir tahun. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN