Monday, October 26, 2026
home_banner_first
SUMUT

Polres Labuhanbatu Gelar Operasi Patuh Toba 2026, 6 Pelanggaran Jadi Sasaran

Mistar.idSenin, 26 Oktober 2026 pukul 15.49 WIB
polres_labuhanbatu_gelar_operasi_patuh_toba_2026_6_pelanggaran_jadi_sasaran

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menyematkan pita OPS Toba kepada petugas (Foto: Yazis/Mistar)

Labuhanbatu, MISTAR.ID – Polres Labuhanbatu bersama unsur TNI, Subdenpom, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta instansi terkait akan menindak pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Enam jenis pelanggaran menjadi sasaran dalam Operasi Patuh Toba 2026, yakni menggunakan telepon genggam saat berkendara, berkendara di bawah umur, tidak menggunakan helm berstandar SNI atau sabuk pengaman, melawan arus, melebihi batas kecepatan, serta berkendara di bawah pengaruh alkohol.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 di Lapangan Apel Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (26/10/2026) pagi.

Dalam amanat Kapolda Sumatera Utara yang disampaikan pada apel tersebut, Operasi Patuh Toba 2026 bertujuan meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Operasi ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”

Operasi Patuh Toba 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, dan humanis, yang didukung penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) serta pemberian teguran sesuai ketentuan.

Selain penegakan hukum, personel diminta meningkatkan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat, melaksanakan patroli dan pengaturan lalu lintas di lokasi rawan kecelakaan serta kemacetan, dan mengoptimalkan koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Amanat tersebut juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat. Seluruh personel diingatkan agar menjalankan tugas secara profesional dan proporsional, tidak melakukan pungutan liar, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindari tindakan arogan selama operasi berlangsung.

Melalui Operasi Patuh Toba 2026, Polres Labuhanbatu berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukumnya.

Keberhasilan operasi diharapkan tercermin dari meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas serta menurunnya angka kecelakaan dan jumlah korban meninggal dunia.

Kapolres Labuhanbatu mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN