Disdik Pematangsiantar Selidiki Dugaan Pelecehan di Salah Satu SMPN, Pastikan KBM Tetap Kondusif

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Syaiful Rizal. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID – Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar bergerak cepat menyikapi isu dugaan pelecehan di salah satu SMP Negeri kota itu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi dan menjaga suasana sekolah tetap kondusif.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Syaiful Rizal turun langsung ke sekolah untuk melihat situasi. Berdasarkan pantauan, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan normal. Siswa tetap masuk kelas dan guru tetap mengajar.
"Kami masih mengumpulkan informasi. Belum tahu persis kejadiannya seperti apa. Guru yang dilaporkan perempuan, siswi yang merasa keberatan juga tiga orang, semuanya perempuan," ujar Syaiful, Senin (26/10/2026).
Awalnya, persoalan muncul karena tiga siswi tidak menerima sanksi yang diberikan guru perempuannya. Isu tersebut kemudian berkembang menjadi rumor dugaan pelecehan. Namun, setelah pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan fisik pada tubuh siswi.
Agar proses penanganan adil dan transparan, Disdik Pematangsiantar melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pematangsiantar dan Dinas Sosial.
Setelah mediasi yang dihadiri kepala sekolah, ketiga siswi, dan orang tua, semua pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan di internal sekolah.
"Keterangan yang kami terima justru bertolak belakang dengan isu yang beredar. Dugaan pelecehan itu tidak benar. Siswi sudah dimintai keterangan dan tidak ada tindakan yang menyentuh area sensitif," jelas Syaiful.
Disdik menjamin proses klarifikasi berjalan terbuka tanpa tekanan kepada siswi maupun orang tua. Meski dinyatakan selesai, Disdik tetap membuka ruang jika ada informasi baru atau keluhan susulan terkait kejadian tersebut.(hm02)
PREVIOUS ARTICLE
Cegah Hoaks, Polres Simalungun Ajak Warga Verifikasi Informasi













































