Pendaftaran TKA SMA/SMK 2026 Capai 91,72 Persen: 3,86 Juta Peserta Terdaftar

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin. (Foto: Medcom.id/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID - Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK telah mencapai 3.864.195 peserta dari total 4.213.114 calon peserta. Jumlah tersebut setara dengan 91,72 persen dari keseluruhan calon peserta.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, mengatakan capaian tersebut dalam taklimat media di kantor Kemendikdasmen, Jumat (23/10/2026). Menurutnya, angka pendaftaran itu menunjukkan tingginya partisipasi peserta menjelang pelaksanaan TKA yang dijadwalkan, Senin (26/10/2026).
“Jumlah peserta TKA di tahun 2026 itu mencapai sekitar 3,86 juta. Angka riilnya 3.864.195 peserta yang mendaftar dari 4.213.114 calon peserta. Persentasenya sekitar 91,72 persen,” ujar Toni.
Berdasarkan jenjang pendidikan, Madrasah Aliyah (MA) mencatat persentase pendaftaran tertinggi, yakni 99,36 persen. Sementara itu, tingkat pendaftaran di jenjang SMA mencapai 95,68 persen dan SMK sebesar 93,1 persen.
Toni menilai angka tersebut mencerminkan tingginya partisipasi calon peserta di berbagai jenjang pendidikan. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada murid, orang tua, dan pihak sekolah yang telah mendukung pelaksanaan TKA.
“Pada jenjang SMA tingkat pendaftaran peserta mencapai 95,68 persen, SMK di 93,1 persen, dan MA di 99,36 persen. Saya kira persentase ini menggambarkan pendaftaran yang tinggi dari peserta masing-masing jenjang,” katanya.
Menjelang pelaksanaan tes, Kemendikdasmen melakukan berbagai persiapan untuk memastikan layanan bagi peserta berjalan dengan baik di setiap lokasi ujian. Persiapan tersebut meliputi kesiapan satuan pendidikan, pengawasan pelaksanaan, serta penyesuaian layanan bagi peserta yang membutuhkan penanganan khusus.
Selain kesiapan teknis, aspek keselamatan dan integritas juga menjadi perhatian dalam penyelenggaraan TKA. Pemerintah berupaya memastikan proses asesmen berlangsung secara tertib, adil, dan dapat dipercaya.
Toni menegaskan, besarnya jumlah peserta yang mendaftar harus diimbangi dengan penyediaan layanan yang memadai. Ia pun mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan pelaksanaan tes tersebut.
“Tentunya kami mengapresiasi yang setinggi-tingginya pada perhatian murid, orang tua dan juga sekolah terhadap Tes Kemampuan Akademik ini. Besarnya jumlah pendaftar menjadi tanggung jawab kami untuk menyediakan pelayanan asesmen yang tentunya harus tertib, adil dan juga bisa dipercaya,” kata Toni.
PREVIOUS ARTICLE
Bawa Isu Lingkungan hingga Pariwisata, Puteri Anak Sumut Siap Bertarung di Ajang Nasional













































