Sunday, October 25, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Bawa Isu Lingkungan hingga Pariwisata, Puteri Anak Sumut Siap Bertarung di Ajang Nasional

Mistar.idMinggu, 25 Oktober 2026 pukul 19.34 WIB
bawa_isu_lingkungan_hingga_pariwisata_puteri_anak_sumut_siap_bertarung_di_ajang_nasional

Bawa Isu Lingkungan hingga Pariwisata, Puteri Anak Sumut Siap Bertarung di Ajang Nasional

Medan, MISTAR.ID - Sejumlah finalis Puteri Anak Indonesia asal Sumatera Utara siap membawa isu lingkungan, komunikasi anak hingga promosi pariwisata daerah dalam ajang nasional Pemilihan Puteri Anak Indonesia, Puteri Remaja Indonesia dan Puteri Batik Indonesia 2026 di Jakarta.

Delapan perwakilan Sumut tersebut akan mengikuti rangkaian karantina mulai 28 Oktober 2026, sebelum malam final yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026. Para peserta dijadwalkan berangkat secara bertahap pada 26 dan 28 Oktober.

Regional Director Puteri Anak dan Remaja Indonesia Sumut, Rita Santi Sinaga mengatakan, para finalis telah menjalani persiapan intensif sejak terpilih dalam ajang tingkat provinsi pada Mei 2026. Persiapan meliputi pelatihan catwalk, public speaking, pengembangan bakat, penguatan mental hingga penambahan wawasan.

Menurut Rita, para peserta tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan di atas panggung, tetapi juga memiliki wawasan dan advokasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Mereka tidak hanya membawa nama daerah masing-masing, tetapi juga membawa nama Sumatera Utara. Kami yakin dan percaya mereka sudah siap secara mental, bakat serta wawasannya untuk bersaing di tingkat nasional,” ucapnya, Minggu (25/10/2026).

Di kategori Puteri Anak, Gillian Victoria Chandra yang menyandang gelar Puteri Anak Indonesia Sumut 2026 akan menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi dan penyampaian gagasan di kalangan anak-anak. Menurutnya, kemampuan tersebut diperlukan agar anak dapat menyampaikan pandangan terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

Sementara itu, Callysta Berlian G Hutabarat, Puteri Anak Indonesia Pariwisata Sumut 2026, akan memperkenalkan sejumlah destinasi unggulan Sumatera Utara di tingkat nasional. Destinasi yang diangkat di antaranya Danau Toba dan Istana Maimun.

Isu pelestarian lingkungan juga menjadi perhatian Tamara Sari Sipayung, Puteri Remaja Indonesia Lingkungan Sumut 2026, dan Queen Siregar, Puteri Anak Indonesia Lingkungan Sumut 2026. Keduanya mengajak masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, membangun kebiasaan hidup yang lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan.

Di kategori remaja, Sarah Carolyn Suntiur Saing yang terpilih sebagai Puteri Remaja Indonesia Sumut 2026 membawa advokasi bertajuk “Generasi Cerdas Tanpa Pergaulan Bebas”.

Ia berharap advokasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran remaja mengenai risiko pergaulan bebas serta pentingnya menjaga diri dan berfokus pada pencapaian masa depan.

“Saya melihat banyak teman-teman sebaya yang terjerumus dalam pergaulan bebas, jadi saya mengangkat advokasi ini untuk menyadarkan banyak remaja akan bahayanya pergaulan bebas dan fokus pada capaian untuk masa depan,” tuturnya.

Adapun pelestarian budaya menjadi fokus Keizha Ivania Br Sembiring, Puteri Batik Remaja Sumut 2026, Cahaya Simanjuntak, Puteri Batik Cilik Sumut 2026, serta Elora Sibarani, Runner Up 2 Puteri Batik Cilik Sumut 2026. Ketiganya akan memperkenalkan kekayaan batik daerah, termasuk batik Karo dan batik Gorga Sumatera Utara.

Rita berharap masyarakat Sumatera Utara memberikan dukungan dan doa kepada seluruh finalis agar dapat menampilkan kemampuan terbaik, membawa nama baik daerah, serta meraih prestasi di tingkat nasional.

Adapun delapan perwakilan Sumut yang akan mengikuti ajang tersebut yakni Gillian Victoria Chandra, Tamara Sari Sipayung, Keizha Ivania Br Sembiring, Sarah Carolyn Suntiur Saing, Callysta Berlian G Hutabarat, Cahaya Simanjuntak, Queen Siregar dan Elora Sibarani. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN