Wednesday, October 28, 2026
home_banner_first
SUMUT

PDIP Labura Desak Gibran Mundur sebagai Wapres, Sebut Lebih Elegan

Mistar.idRabu, 28 Oktober 2026 pukul 17.52 WIB
pdip_labura_desak_gibran_mundur_sebagai_wapres_sebut_lebih_elegan

Ketua DPC PDI Perjuangan Labura, Poaradda Nababan (kedua dari kiri), didampingi Sekretaris Ade Herlando, Wakil Ketua DPRD Labura dari Fraksi PDI Perjuangan Enduard Silver Sitorus, dan pengurus lainnya saat menyampaikan pernyataan sikap partai terkait posisi Wakil Presiden RI dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kolam Renang Pasirma, Rabu (28/10/2026). (Foto: Sunusi/MISTAR)

Labura, MISTAR.ID – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) mendesak Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri secara sukarela dari jabatannya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Langkah tersebut dinilai lebih elegan dibandingkan jika pemberhentian harus ditempuh melalui proses politik.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Labura, dr. Poaradda Nababan, Sp.B., didampingi Sekretaris DPC Ade Herlando dan sejumlah anggota DPRD Labura, di Kolam Renang Pasirma, Rabu (28/10/2026).

“Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, kami meminta agar Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Presiden RI,” tegas Poaradda yang turut didampingi sejumlah fungsionaris partai.

Menurut mantan anggota DPRD Sumatera Utara tersebut, secara etika dan moral, pengunduran diri secara sukarela dinilai sebagai langkah terbaik dibandingkan jika nantinya muncul desakan agar Gibran diberhentikan oleh DPR atau masyarakat.

Ia menjelaskan, peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi partainya untuk menyampaikan pernyataan tersebut. Menurutnya, perjalanan bangsa Indonesia tidak terlepas dari peran pemuda pada masa lalu. Karena itu, ia mengkhawatirkan polemik yang berkembang saat ini dapat memengaruhi cara pandang generasi muda terhadap pentingnya pendidikan dan persyaratan formal.

“Kita takut nanti para pemuda akan berpikiran, rupanya tanpa ijazah pun bisanya. Padahal, untuk melamar kerja saja diperlukan persyaratan, termasuk di antaranya adalah ijazah,” ujar dokter spesialis bedah tersebut.

Pernyataan itu merupakan pandangan Poaradda terkait isu yang disorot partainya mengenai latar belakang pendidikan Gibran.

Sikap serupa disampaikan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kualuh Hulu, Enduard Silver Sitorus, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Labura, serta Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Labura, Ir. H. Tampubolon. Keduanya menyatakan mendukung sikap partai terkait posisi Wakil Presiden RI.

Di sisi lain, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, DPC PDI Perjuangan Labura juga menggratiskan akses berenang bagi warga berusia 17–30 tahun di Kolam Renang Pasirma.

Poaradda mengatakan, warga yang ingin menikmati fasilitas gratis tersebut cukup mengenakan pakaian berwarna merah muda atau pink saat masuk ke area kolam renang.

“Syaratnya, saat masuk pakai baju warna pink,” katanya.

Program tersebut digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN