Melalui SLC, Siswa SMA di Toba Dibentuk Menjadi Leader

Nehemia saat menerangkan lapisan udara. (Foto: Nimrot/mistar)
Toba, MISTAR.ID
SMA Yayasan Rumah Harapan Toba membina siswanya agar menjadi seorang leader (pemimpin) jika berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat melalui Students Led Conference (SLC) atau konferensi yang dipimpin siswa.
Dimana kemampuan leader tersebut ditampilkan oleh siswa saat penerimaan rapor (sekali dalam semester) memaparkan pengetahuan yang didapatkannya selama satu semester dihadapan orang tua dan guru.
Guru SMA Rumah Harapan Toba, Roy Gultom mengatakan, setiap siswa harus mampu mempertanggungjawabkan kemampuan belajar selama semester kepada orangtua, bahwa dirinya memang benar belajar disekolah.
"Jadi setiap siswa mampu memperlihatkan kepada orangtua, finishing (hasil) pengetahuan yang didapat dari sekolah, bukan sekedar belajar biasa yang hanya menulis dan mengerjakan tugas dalam buku, tatapi lebih kepada penerangan dan penyampaian secara lisan," ujar Roy, Jumat (13/3/2026).
Diterangkan Roy, melalui SLC banyak potensi yang bisa berkembang dari anak seperti, kemampuan berbicara, penguasaan materi yang akan dipaparkan, kepercayaan diri dan kemampuan pola pikir anak.
"Jika kemampuan ini dimiliki oleh anak, maka jika mereka melanjutkan kuliah dan bermasyarakat akan memiliki publik speaking yang mampu memimpin satu kelompok untuk bergerak maju," tuturnya.
Selanjutnya, salah seorang siswa, Nehemia Sirait mengatakan, kegiatan SLC yang dilakukan oleh sekolah telah meningkatkan kecakapan dirinya untuk berbicara di depan umum dan pemahaman ilmu pengetahuan yang diketahui tidak sekedar dituangkan secara tulisan tapi mampu dipaparkan secara lisan kepada orang lain.
"Intinya tingkat kepercayaan diri semakin bertambah, tidak lagi merasa minder (rendah) untuk mengungkapkan suatu ide maupun terobosan yang ada di otak saya terkait ilmu pengetahuan yang saya dapat di sekolah," ucap Nehemia.






















