Ketua TP PKK Asahan Ikuti Bimtek se-Sumut, Perkuat Program Pemberdayaan Keluarga

TP PKK Asahan saat mengikuti Bimtek PKK se-Sumatera Utara. (Foto: Diskominfo/Mistar)
Asahan, MISTAR.ID – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Asahan terus memperkuat kapasitas organisasi guna mengoptimalkan pelaksanaan program pemberdayaan keluarga. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) PKK se-Sumatera Utara di Medan.
Mengusung tema "Sinergi Tim Penggerak PKK dalam Mendukung Program Prioritas Pemerintah dan Kesejahteraan Keluarga", kegiatan ini mempertemukan seluruh Ketua TP PKK kabupaten/kota di Sumatera Utara bersama sekretaris, staf ahli, hingga pengurus kelompok kerja (Pokja). Forum tersebut menjadi ajang memperkuat koordinasi sekaligus menyelaraskan arah kebijakan organisasi pasca-Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK.
Dalam kesempatan tersebut, diperkenalkan inovasi digital Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA) yang dikembangkan TP PKK Provinsi Sumatera Utara sebagai langkah modernisasi tata kelola organisasi.
"SIPANDA dikembangkan untuk mendukung tertib administrasi, mempercepat pelaporan kegiatan, serta mendorong penerapan sistem paperless mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga kelurahan dan desa," kata Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi akan membuat pelaporan program PKK menjadi lebih cepat, akurat, dan terintegrasi sehingga memudahkan proses evaluasi maupun pengambilan kebijakan.
Bagi TP PKK Kabupaten Asahan, keikutsertaan dalam Bimtek tersebut menjadi kesempatan untuk memperkaya pengetahuan sekaligus menyerap berbagai strategi baru yang dapat diterapkan dalam pembinaan kader hingga tingkat desa dan kelompok dasa wisma.
Beragam materi disampaikan oleh narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan TP PKK Provinsi Sumatera Utara. Pembahasan meliputi penguatan tata kelola kelembagaan, sinkronisasi kebijakan pemerintah dalam mendukung program PKK, penguatan sekretariat dan kelompok kerja sebagai tindak lanjut Rakernas X PKK, hingga kolaborasi PKK dalam mendukung transformasi Posyandu melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Seluruh materi tersebut diharapkan menjadi acuan bagi TP PKK Kabupaten Asahan dalam menyusun program kerja yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah,” tambah Yusnila.
Jajaran TP PKK Kabupaten Asahan juga mencerminkan komitmen organisasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui implementasi 10 Program Pokok PKK secara lebih efektif dan berkelanjutan.
PREVIOUS ARTICLE
300 ASN Asahan Diduga Curangi Absensi Pakai Fake GPS, Wabup Rianto Tunggu Hasil PemeriksaanBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER


Makna Julukan “Pemimpin Kancil” dari Prabowo: Kritik Politik atau Cermin Sistem Elektoral Indonesia?



















