Kepala OJK Sumut Berganti, Pemkab Samosir Harap Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Acara pergantian kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara. (Foto : Dinas Kominfo Samosir/mistar)
Samosir, MISTAR.ID (1/8/2026)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir berharap pergantian kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
Kadis kominfo, Immanuel Sitanggang, Sabtu (1/8/2026) mengatakan, kemarin wakil Bupati menghadiri pengukuhan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara menggantikan Khoirul Muttaqien di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.
Ariston menghadiri acara tersebut didampingi Asisten II Setdakab Samosir Hotraja Sitanggang dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir Immanuel Sitanggang.
Prosesi pengukuhan turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, serta sejumlah pejabat lainnya.
Atas nama Pemkab Samosir, Ariston mengucapkan selamat kepada Triyoga Laksito atas amanah barunya sebagai Kepala OJK Sumut. Ia berharap kolaborasi yang selama ini terjalin dapat semakin ditingkatkan untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah.
"Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Triyoga Laksito atas pengukuhannya sebagai Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara. Pemerintah Kabupaten Samosir berharap kolaborasi antara OJK dan pemerintah daerah semakin kuat, terutama dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, mendukung UMKM, serta memperluas akses pembiayaan bagi sektor-sektor produktif," ujar Ariston.
Menurut Ariston, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Kabupaten Samosir membutuhkan ekosistem keuangan yang sehat, aman, dan inklusif.
"Kami berharap OJK terus hadir mendampingi pemerintah daerah dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat dan inklusif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution meminta OJK Sumut terus memperkuat pengembangan industri halal melalui sektor jasa keuangan berbasis syariah. Ia juga berharap OJK semakin berperan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat di daerah.
"Saya berharap OJK Sumatera Utara ke depan dapat semakin responsif dalam mengatasi berbagai keluhan masyarakat di daerah. OJK memiliki peran strategis sebagai penyeimbang dan pengawas sektor keuangan, sehingga perlu melihat persoalan secara menyeluruh karena setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda," ujar Bobby.
Selain itu, Bobby menekankan pentingnya dukungan OJK dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
"Kita harus melihat lebih jauh dampak bencana yang terjadi. Bukan hanya kerusakan fisik dan infrastruktur, tetapi juga bagaimana memulihkan pendapatan masyarakat yang terdampak dan mengembalikan taraf hidup mereka menjadi lebih baik dari sebelumnya," katanya.
Bobby berharap kebijakan OJK mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Di sisi lain, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap OJK dalam menjalankan fungsi pengawasan sektor jasa keuangan. Ia berharap sinergi antara OJK dan pemerintah daerah terus diperkuat di bawah kepemimpinan Triyoga Laksito.
"OJK harus hadir memberi manfaat kepada masyarakat dengan menguatkan pengembangan ekonomi di daerah," ujar Hernawan. (*)
PREVIOUS ARTICLE
HIPMI Batubara Tetapkan Asrul Hamdani Damanik sebagai Calon Tunggal Ketua Umum Periode 2026-2029




















