Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jembatan Aramco di Hinai Langkat Rampung 96 Persen, Kendaraan Mulai Melintas

Mistar.idSenin, 22 Desember 2025 pukul 17.55 WIB
jembatan_aramco_di_hinai_langkat_rampung_96_persen_kendaraan_mulai_melintas

Jembatan Aramco yang dibangun Kodam I/BB di desa Perkebunan Tanjung Beringin, Langkat (foto: Istimewa/ Mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Proses pembangunan Jembatan Aramco yang berada di Dusun 3 Pondok Gudang, Desa Perkebunan Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, telah rampung hingga 96 persen, Senin (22/12/2025).

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan bersama Yon Zipur I/BB.

Sebelumnya, jembatan yang menghubungkan tiga kecamatan di Kabupaten Langkat itu runtuh akibat derasnya arus banjir pada 26 November 2025.

Jembatan Aramco yang dipasang memiliki panjang 8,5 meter, lebar 8 meter, serta kedalaman sekitar 4,5 meter.

Jembatan Aramco, atau yang dikenal sebagai jembatan pipa baja bergelombang (Corrugated Steel Pipe), merupakan jenis jembatan yang menggunakan pipa baja bergelombang sebagai material utama.

Jembatan ini dinilai efektif untuk mengatasi aliran air di bawah jalan maupun sebagai jembatan sementara pascabencana. Selain mudah dipasang, jembatan Aramco juga tahan lama hingga 80–100 tahun, tahan korosi karena dilapisi galvanis, serta mampu menyerap getaran sehingga lebih kuat dibandingkan pipa beton sejenis.

Di lokasi pembangunan, tampak sejumlah personel TNI melakukan tahap akhir penyelesaian guna memastikan konstruksi jembatan kokoh dan aman dilalui.

Di sisi kanan dan kiri jembatan juga terpasang bendera Merah Putih. Kendaraan dari arah Kecamatan Hinai menuju Kecamatan Padang Tualang, Sawit Seberang, dan Batang Serangan, maupun sebaliknya, telah mulai melintasi jembatan tersebut.

Pembangunan Jembatan Aramco ini merupakan bagian dari upaya pemulihan infrastruktur untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pascabanjir.

Untuk sementara, jembatan hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua dan mobil pribadi. Sementara kendaraan berat seperti truk dan bus diarahkan memutar melalui Kecamatan Tanjung Pura.

Camat Hinai, Muhamad Bahrum, mengucapkan terima kasih kepada Kodam I/BB atas pembangunan jembatan tersebut.

“Alhamdulillah progresnya sudah mencapai 96 persen. Sesuai arahan Pangdam I/BB saat meninjau lokasi beberapa hari lalu, truk dan bus tidak diperbolehkan melintas. Kami juga sudah mengajukan pembuatan portal di pangkal jalan agar kendaraan berat tidak melintasi jembatan,” ujar Bahrum.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN