Jalan Dusun Sidorejo Labusel Rencananya Dibangun 2027

Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, berdialog dengan masyarakat dalam kegiatan Jelajah Desa di Dusun Sidorejo, Jumat (7/11/2026). (Foto: Ultra/Mistar)
Labusel, MISTAR.ID – Jalan di Dusun Sidorejo, Desa Pengarungan, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), rencananya akan dibangun pada 2027 melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Rencana tersebut disampaikan Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, saat menemui dan berdialog langsung dengan masyarakat dalam kegiatan Jelajah Desa di Dusun Sidorejo, Jumat (7/11/2026).
“Rencana pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mendukung mobilitas warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari,” kata Fery.
Rangkaian program Jelajah Desa kemudian berlanjut di Kantor Desa Pengarungan. Di lokasi tersebut, pemerintah daerah menghadirkan berbagai pelayanan publik secara terpadu agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan ke pusat pemerintahan.
Layanan yang tersedia meliputi pengurusan dokumen administrasi kependudukan, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan elektrokardiogram (EKG), pemasangan implan gratis, serta layanan bantuan alat kontrasepsi dan reaktivasi.
Pemerintah turut menyediakan perpustakaan keliling, konsultasi perizinan gratis, Posyandu, serta pasar murah yang menjual paket berisi lima kilogram beras dan dua liter minyak goreng seharga Rp90.000.
Usai memastikan pelayanan publik berjalan, Fery melanjutkan kunjungan ke Dusun Melano, Aek Torop, Desa Asam Jawa. Di sana, ia berdialog dengan masyarakat mengenai kondisi jalan tanjakan yang belakangan viral akibat kerusakan cukup parah.
Dalam pertemuan tersebut, Fery mempertemukan sejumlah pimpinan perusahaan dan pengusaha di sekitar wilayah itu untuk membangun komunikasi dan mencari solusi bersama terkait penanganan jalan rusak.
“Kolaborasi sewajarnya dapat membantu mempercepat penanganan infrastruktur dengan melibatkan berbagai pihak sesuai kapasitas masing-masing,” ucapnya lagi.[]










































