Wednesday, July 29, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Labusel Sosialisasikan E-Voting Pilkades, Berpeluang Jadi yang Pertama di Sumut

Mistar.idRabu, 29 Juli 2026 pukul 15.28 WIB
bupati_labusel_sosialisasikan_evoting_pilkades_berpeluang_jadi_yang_pertama_di_sumut

Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, menyaksikan simulasi Pemilihan Kepala Desa menggunakan sistem e-voting. (Foto: Oel/Mistar)

news_banner

Labusel, MISTAR.ID – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Pemkab Labusel) dalam waktu dekat akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Menyambut agenda tersebut, Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, membuka Sosialisasi dan Simulasi Pemilihan Kepala Desa secara Elektronik (E-Voting) di Aula Bappeda Litbang, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, Wakil Ketua DPRD Labusel M. Romadon Nasution dan Irmayanti Siregar, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, anggota DPRD Labusel, Wadanramil 11 Kotapinang Kapten Inf. Rahmad Hidayat, Kasi Intel Kejari Labusel Oloan Sinaga, perwakilan Kapolres Labusel AKP S. Silalahi, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD, camat, kapolsek, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menegaskan bahwa pemilihan kepala desa merupakan salah satu wujud nyata demokrasi di tingkat desa. Karena itu, setiap tahapan pelaksanaannya harus menjamin asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi perlu dimanfaatkan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, efisien, dan transparan. Salah satu bentuk transformasi tersebut adalah penerapan sistem pemungutan suara secara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan Pilkades.

Bupati menjelaskan bahwa penerapan e-voting bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas demokrasi di desa. Melalui sistem tersebut, proses pemungutan dan penghitungan suara diharapkan berlangsung lebih cepat, akurat, transparan, meminimalkan potensi kesalahan manusia, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan.

Namun, ia menegaskan keberhasilan pelaksanaan e-voting tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga kesiapan seluruh pihak, mulai dari penyelenggara, aparat desa, hingga masyarakat sebagai pemilih. Oleh sebab itu, sosialisasi dan simulasi ini menjadi bagian penting agar seluruh peserta memahami mekanisme penggunaan perangkat e-voting dengan baik sebelum diterapkan dalam Pilkades.

Bupati juga mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan tidak ragu bertanya apabila masih ada hal yang belum dipahami.

"Pemahaman yang baik akan menjadi modal utama dalam mewujudkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang aman, tertib, lancar, dan sukses. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin maju, demokratis, transparan, dan berintegritas menuju Labuhanbatu Selatan yang modern," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Fery mengungkapkan bahwa setelah sosialisasi dan simulasi selesai, Pemkab Labusel akan membahas bersama DPRD Labuhanbatu Selatan terkait sistem pemilihan kepala desa yang akan diterapkan, apakah tetap menggunakan metode manual atau beralih ke sistem e-voting.

Menurutnya, keputusan tersebut akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan regulasi, sarana dan prasarana, hingga kesiapan masyarakat dalam menggunakan teknologi.

"Setelah sosialisasi ini selesai, kita akan membahasnya bersama DPRD. Apakah nantinya Pilkades tetap dilaksanakan secara manual atau menggunakan sistem e-voting. Jika nantinya disepakati menggunakan e-voting, maka Kabupaten Labuhanbatu Selatan akan menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa dengan sistem e-voting," tegasnya.

Ia berharap seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan Pilkades dapat berjalan aman, tertib, dan lancar serta menghasilkan kepala desa yang dipilih secara demokratis dan mampu membawa kemajuan bagi masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang secara resmi membuka Sosialisasi dan Simulasi Pemilihan Kepala Desa secara Elektronik (E-Voting) dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.

Kegiatan ini menjadi langkah awal Pemkab Labuhanbatu Selatan dalam mempersiapkan transformasi sistem pemilihan kepala desa yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Apabila disetujui bersama DPRD, Labusel berpeluang menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang menerapkan sistem e-voting dalam pelaksanaan Pilkades.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN