Sunday, June 28, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Tren SPBU Signature Direspons, Pemko Siantar Jaga Distribusi Pertalite

Mistar.idMinggu, 10 Mei 2026 pukul 23.15 WIB
tren_spbu_signature_direspons_pemko_siantar_jaga_distribusi_pertalite

Ilustrasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) yang menerapkan konsep SPBU Signature. (Foto: Istimewa/mistar.id).

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kabar mengenai sejumlah SPBU reguler yang bakal bertransformasi menjadi SPBU Signature mulai mencuat. Konsep stasiun pengisian ini diketahui tidak lagi menyediakan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi seperti Pertalite.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memastikan akan berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut guna memastikan distribusi BBM subsidi tetap aman bagi masyarakat di Pematangsiantar.

Kepala Bagian Ekonomi (Kabag Ekonomi) Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Sari Dewi Rizkiyani Damanik, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait adanya SPBU di Kota Pematangsiantar yang telah berubah status menjadi SPBU Signature.

“Di Siantar total ada sembilan SPBU. Untuk saat ini belum ada laporan resmi terkait SPBU yang bertransformasi menjadi SPBU Signature,” ujar Sari kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Meski demikian, Pemko menilai isu tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan akses masyarakat terhadap BBM bersubsidi, khususnya Pertalite yang masih menjadi pilihan utama masyarakat kelas menengah dan pelaku usaha kecil.

Menurut Sari, pemerintah daerah tidak ingin transformasi bisnis SPBU justru berdampak pada berkurangnya titik distribusi BBM subsidi di wilayah Kota Pematangsiantar. Karena itu, koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Sumbagut akan difokuskan pada pemetaan distribusi dan jaminan ketersediaan energi bagi masyarakat.

“Jangan sampai BBM subsidi tidak lagi terdistribusi dengan baik di Siantar. Kita ingin memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ungkapnya.

Di tengah meningkatnya tren modernisasi SPBU di berbagai daerah, konsep SPBU Signature memang mulai diperkenalkan sebagai wajah baru layanan pengisian bahan bakar premium. Selain menghadirkan fasilitas yang lebih nyaman dan modern, SPBU jenis ini juga difokuskan untuk penjualan BBM non-subsidi seperti Pertamax Series dan Dex Series.

Konsep tersebut memicu perhatian publik karena SPBU Signature tidak lagi menyediakan Pertalite maupun Solar subsidi. Di sejumlah daerah, perubahan status SPBU ini bahkan sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial lantaran akses masyarakat terhadap BBM subsidi dikhawatirkan semakin terbatas.

Pemko Siantar sendiri menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas distribusi energi di tengah dinamika transformasi layanan SPBU nasional. Berdasarkan data kuota tahun 2026, Kota Pematangsiantar mendapatkan alokasi 29.423 kiloliter Solar subsidi dan 55.523 kiloliter Pertalite.

Dengan langkah koordinasi yang akan dilakukan Pemko Pematangsiantar bersama Pertamina Sumbagut, masyarakat kini menunggu kepastian apakah perubahan konsep SPBU akan berdampak pada pola distribusi Pertalite dalam waktu dekat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN