Monday, September 21, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Tekan Inflasi, PD Pasar Horas Jaya Siantar Buka Offtaker Ayam Ras Rp40 Ribu per Kg

Mistar.idSenin, 21 September 2026 pukul 11.18 WIB
tekan_inflasi_pd_pasar_horas_jaya_siantar_buka_offtaker_ayam_ras_rp40_ribu_per_kg_

Offtaker PD PHJ menjual daging ayam ras dengan harga murah di Balerong Pasar Dwikora, Jalan Patuan Nagari, Kota Pematangsiantar, Senin (21/9/2026).(Foto: Hamzah/Mistar.id)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (21/9/2026) - Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) Kota Pematangsiantar membuka offtaker yang menyediakan dan menjual daging ayam ras dengan harga terjangkau.

Langkah ini dilakukan untuk membantu mengendalikan laju inflasi, terutama akibat kenaikan harga daging ayam.

Direktur Utama PD PHJ, Bolmen Silalahi, menyampaikan program offtaker ini menjual daging ayam ras dengan harga murah agar masyarakat dapat mengonsumsi daging ayam dengan harga di bawah harga pasar.

"Saat ini offtaker kita sudah berjalan dan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ada tadi pembeli yang meminta agar dibuka lebih cepat dan ini akan kita pertimbangkan ke depan," ujar Bolmen, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, dengan adanya offtaker tersebut, harga daging ayam ras diharapkan turun sehingga pedagang lain di pasar dapat menyesuaikan harga dan tetap memperoleh keuntungan.

"Ternyata masyarakat membutuhkan harga yang lebih murah. Rencana ini akan dilakukan secara kontinu dan berkelanjutan selama harga daging ayam masih dalam status siaga atau waspada. Harga daging ayam ras yang kita jual Rp40.000 per kilogram dan pembeli akan mendapatkan cabai gratis," ujarnya.

Pada awal pembukaan offtaker, pihaknya menyediakan 200 ekor ayam dengan total berat 410 kilogram. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di daerah.

"Program ini kita lakukan setelah menjalin komunikasi dengan peternak sehingga kita punya daging ayam untuk dijual dengan harga lebih murah. Ini harus dengan hubungan yang baik karena sewaktu-waktu ayam harus bisa didatangkan," katanya.

Untuk stok, Bolmen menyebut pasokan diperoleh dari peternak lokal di Rambung Merah, Kabupaten Simalungun, serta dari wilayah Perbaungan.

"Selain di Balerong Pasar Dwikora, offtaker ini juga akan kita buka di Pasar Horas. Hal ini kita lakukan untuk menjaga daya beli masyarakat," ujarnya.

Dengan adanya offtaker ini, bahan pokok penting dapat didistribusikan kepada masyarakat dengan harga sesuai Harga Acuan Pemerintah (HAP) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN