Harga Bawang Anjlok di Medan, Cabai Justru Naik-Turun

Pedagang cabai dan bawang di Pasar Sei Sikambing. (Foto: amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID (20/9/2026) — Harga bawang dan cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Medan bergerak bervariasi pada Minggu (20/9/2026). Jika harga bawang kompak turun signifikan, harga cabai justru fluktuatif.
Berdasarkan pantauan di dua pasar, penurunan harga paling terasa terjadi pada bawang putih.Di Pasar Kampung Lalang, pedagang sayur Anju mengatakan bawang putih kini dijual Rp25.000 per kilogram (kg), turun tajam dari sebelumnya Rp32.000 per kg. Bawang merah juga turun menjadi Rp28.000 per kg dari sebelumnya Rp30.000 per kg.
"Hari ini bawang turun harganya, apalagi bawang putih jauh turunnya jadi Rp25.000. Tapi, cabai merah malah lagi naik jadi Rp58.000 per kilo," kata Anju.
Untuk cabai, harga bergerak berlawanan. Cabai merah di Pasar Kampung Lalang naik menjadi Rp58.000 per kg dari sebelumnya Rp56.000 per kg. Sementara cabai rawit turun tipis menjadi Rp55.000 per kg dari sebelumnya Rp57.000 per kg.
Kondisi berbeda terjadi di Pasar Sei Sikambing. Pedagang bernama Nisa menyebut harga cabai merah stabil di Rp57.000 per kg, sedangkan cabai rawit naik menjadi Rp56.000 per kg dari sebelumnya Rp55.000 per kg.
"Cabai ada yang harganya sama, ada yang naik, tapi kalau bawang merah dan bawang putih turun harganya. Semalam harganya Rp30.000 per kilo, hari ini dua-duanya jadi Rp28.000. Bagus untuk ibu-ibu, suka mereka harga-harga murah begini," ujarnya.
Penurunan harga bawang disambut senang oleh pembeli. Lina, salah satu pembeli di pasar tersebut, mengaku bisa menyetok lebih banyak.
"Senang kalau harganya segini terus, jadi bisa stok untuk seminggu dua minggu kalau disimpan bagus-bagus. Jadi hemat, bisa beli banyak langsung. Hari ini saja beli 2 kilo bawang merah dan sekilo bawang putih, biasanya setengah kilo atau seperempat saja karena mahal," ujarnya.
Lina berharap harga bawang tetap stabil dan harga cabai ikut turun agar pengeluaran rumah tangga lebih hemat."Tidak perlu repot memikirkan masakan yang tidak butuh banyak cabai hanya demi menghemat pengeluaran," katanya. (hm02)
PREVIOUS ARTICLE
BKK hingga Rp50 Miliar, 33 Kabupaten Kota di Sumut Ajukan KKSB




































