Sunday, September 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Jalur Longsor Minim Penerangan: Avanza Terjun ke Sungai di Langkat, 3 Wisatawan Asal Medan Tewas

Mistar.idMinggu, 20 September 2026 pukul 14.03 WIB
jalur_longsor_minim_penerangan_avanza_terjun_ke_sungai_di_langkat_3_wisatawan_asal_medan_tewas_

Tiga penumpang mobil Avanza yang meninggal dunia saat di rumah sakit. Rombongan tersebut hendak berlibur ke Tangkahan. (Foto: Polsek Padang Tualang/Mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID (20/9/2026) — Kecelakaan maut terjadi di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sabtu (19/9/2026) malam.

Mobil Toyota Avanza BK 1821 AGI yang ditumpangi tujuh orang terjun ke sungai akibat minimnya lampu penerangan di jalur yang longsor. Tiga penumpang dinyatakan meninggal dunia, tiga luka-luka, dan satu kritis.

Kapolsek Padang Tualang Iptu M. Yasir Parinduri saat dikonfirmasi Minggu (20/9/2026) membenarkan insiden tersebut. Tiga korban meninggal masing-masing bernama Adit (20), Egi (18), dan Hasbi (25).

"Sedangkan tiga penumpang lain yang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit adalah Johan Tantawi (32), M. Iqbal Al Fahri (26), dan Ihsani (40)," kata Kapolsek.

Satu korban perempuan, Nadin (18), dalam kondisi kritis dan harus dirawat di ruang ICU.

Hendak Liburan ke Tangkahan

Kecelakaan bermula saat rombongan wisatawan asal Medan hendak berlibur ke objek wisata alam Tangkahan. Saat melintas di lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan Ismail Sani hilang kendali.

"Saat itu cuaca sedang hujan deras, mereka dari Medan mau ke Tangkahan untuk berlibur," ucap Yasir.

Menurutnya, jalan di lokasi kejadian minim penerangan sehingga gelap, ditambah hujan deras dan kondisi jalan yang longsor diduga menjadi pemicu kecelakaan.

Pasca-kejadian, petugas langsung mengevakuasi seluruh korban untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kronologi serta penyebab kendaraan terbalik dan masuk ke aliran sungai.

Sementara itu, akses jalan menuju objek wisata alam Tangkahan diketahui sudah lama rusak dan longsor akibat abrasi air sungai yang mengikis dinding penahan jalan. (hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN