Jalan Simpang Hatonduhan-Tangga Batu Diaspal, Warga Harap Tak Cepat Rusak

Pengerjaan pengaspalan di ruas Jalan Simpang Hatonduhan-Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. (Foto: Dokumentasi PUTR Simalungun/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID - Setelah lama dikeluhkan karena kondisinya rusak, ruas Jalan Simpang Hatonduhan-Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, akhirnya mendapat perbaikan.
Hal ini menjadi kabar yang sudah lama dinantikan warga. Anisa Maharani salah satunya, Mahasiswa tingkat akhir di salah satu universitas di Pematangsiantar itu mengaku hampir setiap hari melewati jalan tersebut untuk mengantar adiknya ke sekolah, jalan itu juga menjadi aksesnya menuju kebun.
Ia mengatakan, kondisi jalan sebelumnya cukup parah dan sudah lama tidak mendapat perbaikan. Karena itu, pengaspalan yang sedang berlangsung disambut baik.
"Selama ini parah kali memang jalannya itu. Memang sudah lama juga tidak ada perbaikan, apalagi ini langsung diaspal. Semoga bertahan lama," kata Anisa, Sabtu (7/11/2026).
Menurutnya, jalan yang lebih baik akan sangat membantu warga. Perjalanan menjadi lebih cepat dan tidak lagi harus terlalu terganggu oleh kondisi jalan.
"Sangat bersyukur sudah diperhatikan. Pastinya waktu tempuh lebih cepat," ujarnya.
Pekerjaan pengaspalan di ruas tersebut mencakup panjang sekitar 1,8 kilometer dengan lebar 4 meter. Anggaran yang digunakan hampir Rp7 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Simalungun, Hotbinson Damanik, bersama Wakil Ketua DPRD Simalungun, Jefra H Manurung, mendatangi lokasi pekerjaan pada Jumat (6/11/2026).
Keduanya melihat langsung proses pengaspalan. Hotbinson mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar yang ditentukan.
Ia mengingatkan agar pengerjaan tidak hanya mengejar tampilan permukaan jalan. Pengawasan, menurutnya, harus dilakukan pada setiap tahapan agar kualitas hasil pekerjaan tetap terjaga.
"Kualitas jalan tidak hanya dilihat dari hasil pengaspalan yang tampak baik. Karena itu, pengawasan teknis menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahap pembangunan," ujar Hotbinson.
Sementara itu, Jefra mengatakan jalan tersebut memang sudah lama membutuhkan perbaikan. Ia meminta pelaksana pekerjaan memperhatikan kualitas pengerjaan karena jalan itu akan digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
"Harus dikerjakan sebaik-baiknya. Perbaikan jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat," katanya, Sabtu (7/11/2026).
Kini, perhatian warga tertuju pada hasil pekerjaan tersebut. Mereka tidak hanya berharap jalan selesai diaspal, tetapi juga tidak kembali rusak dalam waktu dekat. (hm25)









































