Universitas Republik Indonesia Siapkan Beasiswa hingga Pengajar Luar Negeri

Ilustrasi. (Foto: Kabar Kampus)
Jakarta, MISTAR.ID – Pemerintah bersiap mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI), sebuah perguruan tinggi yang diklaim memiliki konsep berbeda dibandingkan kampus-kampus yang sudah ada. Sejumlah hal menarik terkait pembentukan URI pun mulai terungkap.
Rencana pendirian URI diumumkan pada Rabu (22/7/2026), bertepatan dengan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur URI di Istana Negara, Jakarta. Jabatan Gubernur URI kini diemban oleh Donny Ermawan Taufanto, sedangkan posisi Wakil Gubernur dipercayakan kepada Yos Sunitiyoso.
Setelah pelantikan, Donny menjelaskan bahwa gagasan membangun URI berangkat dari perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Nah, beliau ingin mengkonsolidasikan, mengintegrasikan beberapa pendidikan yang sudah ada saat ini. Jadi, kita sudah dengar bahwa saat ini ada namanya sekolah unggulan Garuda, baik yang baru ataupun yang transformasi. Kemudian beliau juga akan mendirikan 10 universitas Republik Indonesia," tutur Donny, dilansir dari detikEdu, Rabu (29/7/2026).
Berikut beberapa informasi mengenai URI:
1. Tempat Pendidikan Calon Pemimpin
Universitas Republik Indonesia adalah lembaga yang dibangun untuk mendidik calon pejabat. Ke depannya, pemerintah akan membangun 10 kampus URI.
2. Terinspirasi INSP Prancis
Pembangunan URI sendiri terinspirasi dari Institut National du Service Public (INSP) yang ada di Prancis. INSP merupakan lembaga yang dibuka khusus untuk rekrutmen, pelatihan awal, dan pelatihan berkelanjutan bagi para eksekutif dan manajer level puncak di Prancis.
3. Skema Beasiswa
Donny mengatakan URI menerapkan skema beasiswa alias gratis. Selain itu, URI akan mendatangkan pengajar dari dalam dan luar negeri.
"Mata kuliah-mata kuliahnya yang yang mengajar banyak nanti bisa dari luar negeri, juga bisa juga banyak pengajar-pengajar dari dalam negeri juga ada, juga dosen-dosen dari universitas juga bisa mengajar juga," ujarnya.
4. Jurusan di URI
Jurusan-jurusan yang ada di URI akan sama dengan perguruan tinggi pada umumnya. Namun akan ada tambahan pembelajaran wawasan kebangsaan dan lain sebagainya.
"Nanti kan universitas ya, (jadi) tetap gelar. Kita kerja sama juga dengan beberapa universitas unggulan di luar negeri ya," ungkapnya.
5. Angkatan Pertama URI Capai 399 Orang
Saat ini, sudah ada peserta didik batch 1 URI. Terdapat 399 orang pegawai baru dari BUMN yang sedang dilatih.
"Saat ini batch 1 URI sudah jalan yang P3MD (Program Presiden untuk Pemimpin Masa depan) (yang) saya sampaikan tadi itu 20 Mei sudah kita buka waktu itu bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, kita buka batch pertama URI yang sekarang 399 orang saat ini sedang jalan," jelasnya. (Detik)



















