Akademisi USU Nilai Keracunan MBG Berdampak Besar terhadap Kepercayaan Siswa

Kepala BGN Sudaryono saat menjenguk seorang siswi di RSU Haji. (foto:hariandisway/mistar)
Medan, MISTAR.ID (20/8/2026) — Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) menilai keracunan massal yang melibatkan ratusan siswa asal Berastagi akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki dampak yang sangat besar.
Hal tersebut dinilai Agus Suriadi lantaran ucapan siswi SMK Negeri 1 Berastagi, Krismas Dayanti Sihite, yang mengatakan enggan mengonsumsi MBG lagi saat kunjungan Kepala BGN Sudaryono.
"Ucapan tersebut mencerminkan hilangnya kepercayaan publik terhadap program makanan yang seharusnya aman dan bergizi bagi para siswa," ujarnya kepada Mistar, Kamis (20/8/2026).
Lebih lanjut, Agus mengatakan bahwa ucapan yang dilontarkan siswi tersebut kepada Kepala BGN Sudaryono menggambarkan trauma yang dialami siswi akibat keracunan MBG.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menegaskan bahwa hal ini menunjukkan dampak langsung dari masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.
"Tentu ini merupakan sinyal bahwa masyarakat mulai meragukan kualitas dan keamanan produk yang disediakan (MBG) yang dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang," katanya. (hm27)





















