Siswi Korban Keracunan MBG di Berastagi Kritis, Keluarga Soroti Minimnya Perhatian Guru

Kondisi F saat berada di IGD. (foto: screenshot Instagram @karonews/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Beredar sebuah video yang menunjukkan kondisi siswi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Berastagi, yang mengeluhkan minimnya perhatian guru terhadap siswi tersebut.
C, seorang anggota keluarga siswi berinisial F mengatakan, adiknya bersekolah di SMK Bersama Berastagi. C menilai sejak awal kejadian pihak sekolah dan guru minim perhatian terhadap adiknya.
"Dari awal adik saya di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe hanya ada satu guru yang menemuinya, itu pun hanya formalitas karena gurunya sekalian mendata siapa saja yang terdampak," ujarnya, Rabu (19/8/2026).
Dijelaskan C, setelah kunjungan guru tersebut, tidak ada satu pun guru yang datang kembali atau menanyakan kabar adiknya hingga keluar dari RSU Kabanjahe, Sabtu 14 Agustus 2026.
C menegaskan guru wali atau guru apa pun itu selain guru yang ingin mendata saat berada di RSU Kabanjahe, tidak ada yang datang atau pun bertanya kondisi adiknya.
"Saat adik saya kejang-kejang pada Minggu sorenya, ibu saja sudah berada di ambulans dan menelepon seorang guru untuk bertanya dan mengabarkan terkait bagaimana kondisi adik kami," katanya.
Namun, dirinya menyayangkan respons guru SMK Bersama Berastagi dengan nada yang tidak mau tau, atas kondisi siswi yang menjadi korban keracunan MBG, Kamis (13/8/2026) lalu itu.
"Respons gurunya itu 'ya gataulah, bawalah sana ke rumah sakit'. Kami keluarga kecewa berat mengetahui jawaban gurunya, orang tua saya pun tau harus di bawa ke rumah sakit tanpa gurunya berkata seperti itu," tuturnya.
Menurutnya, orang tuanya hanya ingin supaya guru itu mengkonfirmasi kepada pihak terkait, seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengingat lebih besar kuasa guru dari pada keluarga siswi.
"Setelah telepon itu, guru tidak ada menjenguk atau pun menanyakan kabar adik saya lagi. Sampai bapak saya turun tangan ke sekolah dan mempublish masalah ini ke sosial media barulah gurunya muncul satu per satu," katanya.
Sebelumnya, siswi SMK Bersama Berastagi berinisial C itu telah menjalani perawatan di RSU Kabanjahe, dilanjutkan di RS Efarina Etaham Berastagi, kemudian dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan.
Kondisi terkini siswi tersebut sedang ditangani oleh tim dokter di RSU Haji Medan. Pantauan Mistar unggahan postingan milik salah satu keluarga siswi tersebut telah dihapus dari sosial medianya.

























