Sunday, October 4, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Gagal ke Nasional, Ipunk Proyeksikan Pemain Disporasu U-17 ke Liga 4

Mistar.idMinggu, 4 Oktober 2026 pukul 15.23 WIB
gagal_ke_nasional_ipunk_proyeksikan_pemain_disporasu_u17_ke_liga_4

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara Mahfullah Pratama Daulay. (foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Gagal melangkah ke putaran nasional Piala Soeratin U-17 tidak membuat perjalanan pemain Disporasu FC berakhir. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Mahfullah Pratama Daulay, memastikan para pemain tetap akan mendapat ruang untuk melanjutkan karier di level berikutnya.

Mahfullah yang akrab disapa Ipunk mengatakan, pemain Disporasu FC U-17 yang nantinya telah mencapai usia 18 tahun akan diproyeksikan untuk memperkuat tim Disporasu FC yang saat ini telah didaftarkan mengikuti Liga 4.

Menurut Ipunk, masih banyak kejuaraan yang dapat diikuti para pemain Disporasu FC ke depannya. Karena itu, kegagalan melangkah ke putaran nasional Piala Soeratin tidak boleh membuat semangat para pemain menurun.

“Jadi akan berlatih lagi, karena event masih banyak ke depannya, tahun depan juga masih bisa diikuti. Kalau pun mereka sudah mencapai usia 18 tahun, saya pastikan akan saya tampung di tim Disporasu yang untuk Liga 4,” tuturnya kepada Mistar, Minggu (4/10/2026).

Sebelumnya, Disporasu FC harus mengakhiri perjuangannya setelah kalah 2-0 dari Persada Aceh dalam laga penentu regional Sumatera, Minggu pagi.

Ipunk menilai perjalanan Disporasu FC U-17 sejauh ini cukup baik. Dari tingkat Sumatera Utara hingga regional Sumatera, Disporasu FC telah menjalani sembilan pertandingan dengan catatan delapan kali tidak terkalahkan sebelum akhirnya takluk dari Persada Aceh.

“Kalau kita lihat pertandingan Disporasu FC tadi, hari ini adalah pertandingan ke sembilan, delapan kali main gak pernah kalah dan hari ini kalah,” ujarnya.

Ia menyebut kekalahan tersebut menjadi bagian dari proses yang harus diterima tim. Menurutnya, secara permainan Disporasu FC sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol.

“Kalau dilihat mutu pertandingan, banyak peluang di muka gawang tadi. Artinya apa? Ya takdir, mungkin Allah Tuhan yang maha esa menyatakan bahwa Dispora harus berlatih kembali, gadak masalah, apalagi ini pertama kali kita ikut Piala Soeratin,” ucapnya.

Ipunk menegaskan, kegagalan tersebut tidak berarti program pembinaan pemain Disporasu FC akan berhenti. Ia menyebut masih banyak agenda dan kejuaraan yang dapat menjadi wadah bagi para pemain untuk berkembang.

“Jadi kita juga patut berbangga diri, hanya bukan berarti provinsi lain juga mudah untuk dikalahkan, hari ini kita kalah, tapi bukan berarti semangatnya menurun. Karena event lain masih banyak, program kami juga banyak untuk menyertai mereka,” katanya menambahkan. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN