PSMS Medan Tandang Dua Pekan, Dispora Sumut Pulihkan Rumput SUSU

Kepala Dispora Sumut Mahfullah Pratama Daulay saat meninjau pemulihan rumput SUSU. (foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) langsung melakukan pemulihan rumput Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), usai pertandingan PSMS Medan melawan Persikad Depok, Sabtu (3/10/2026) malam.
Pemulihan rumput dilakukan karena PSMS Medan akan menjalani dua laga tandang pada pekan keempat dan kelima, sehingga SUSU tidak digunakan untuk pertandingan kandang selama dua pekan.
Kepala Dispora Sumut Mahfullah Pratama Daulay mengatakan, proses pemulihan rumput langsung dilakukan setelah pertandingan.
"Satu hari selepas pertandingan kita selalu melakukan aerator ke rumput, tapi hari ini kita lakukan manual dulu. Fungsinya agar akar rumput kembali mendapatkan nutrisi yang baik," ujarnya saat meninjau SUSU, Minggu (4/10/2026) pagi.

Menurut Mahfullah, kualitas rumput harus tetap dijaga karena kondisi lapangan menjadi salah satu faktor pendukung permainan PSMS Medan.
"Kondisi lapangan yang prima, kondisi yang permukaannya rata, kemudian kelembapan dan PH tanahnya yang juga sesuai, itu menentukan permainan. Tadi malam kita lihat umpan-umpan bawah pemain PSMS akurat, itu salah satunya faktor pendukung dari venue," ucapnya.
Pria yang akrab disapa Ipunk itu mengatakan, SUSU harus berada dalam kondisi optimal setiap kali digunakan sebagai markas PSMS Medan.
"Rumput ini juga harus lembap, tapi jangan terlalu lembap juga. Jadi venue ini faktor pendukung juga agar PSMS bisa enak kalau main. Nah ini juga salah satu bentuk kepedulian bapak Gubernur kita juga, saya diminta mempersiapkan stadion ini bagus untuk markas PSMS," tuturnya.
Selama PSMS Medan menjalani dua laga tandang, proses pemulihan rumput akan terus dilakukan hingga kembali digunakan saat menghadapi PSIS Semarang pada 25 Oktober 2026.
"Mungkin recovery rumput ini empat hari, baru kita lakukan pemangkasan, baru pemupukan, lalu penyiraman, mudah-mudahan pas PSMS berkandang rumputnya fit kembali," kata Ipunk. (*)














































