Liverpool vs AS Monaco: Prediksi, Pelatih, Pemain Baru

Ilustrasi, Liverpool vs AS Monaco di Anfield pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan kick-off pukul 20.30 WIB. (foto:wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (9/8/2026) — Liverpool vs AS Monaco akan menjadi salah satu sajian menarik dalam rangkaian pramusim 2026/2027. Kedua tim bertemu di Anfield pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan kick-off pukul 20.30 WIB.
Pertandingan persahabatan ini memiliki arti lebih bagi Liverpool. Selain menjadi kesempatan terakhir untuk mematangkan komposisi tim sebelum musim kompetitif dimulai, laga tersebut juga menandai penampilan kandang pertama Andoni Iraola sebagai pelatih The Reds.
Liverpool sebelumnya menjalani tiga pertandingan pramusim di Amerika Serikat. The Reds mengalahkan Sunderland dan Wrexham, tetapi kemudian tumbang 2-4 dari Leeds United setelah sempat unggul dua gol pada babak pertama.
Sementara itu, AS Monaco datang dengan modal kemenangan 1-0 atas Getafe. Les Rouge et Blanc sebelumnya mengalahkan Saint-Priest 5-2, kalah 0-2 dari Sporting CP dan bermain imbang 2-2 melawan Cercle Brugge.
Sorotan Unggulan Liverpool vs AS Monaco
1. Era baru Andoni Iraola dimulai di Anfield
Liverpool memasuki musim baru dengan perubahan besar di kursi pelatih. Andoni Iraola ditunjuk sebagai pelatih kepala baru setelah Arne Slot meninggalkan klub pada akhir musim 2025/2026.
Iraola datang setelah membawa Bournemouth finis keenam di Premier League dan mengantarkan klub tersebut ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah. Liverpool berharap pendekatan intens dan agresif pelatih asal Spanyol tersebut bisa menghidupkan kembali identitas permainan The Reds.
Laga melawan Monaco menjadi ujian penting karena untuk pertama kalinya Iraola memimpin Liverpool di depan publik Anfield.
Menariknya, Liverpool sudah menunjukkan karakter permainan yang cukup terbuka di bawah Iraola. Mereka mampu mencetak banyak gol, tetapi juga masih mudah kebobolan. Kekalahan 2-4 dari Leeds menjadi contoh paling jelas bagaimana permainan menyerang Liverpool masih harus diimbangi struktur pertahanan yang lebih stabil.
2. Filipe Luís memulai proyek baru bersama Monaco
Di kubu Monaco juga terdapat perubahan besar.
Filipe Luís resmi ditunjuk sebagai pelatih baru AS Monaco pada Juli 2026 dengan kontrak hingga Juni 2028. Mantan bek kiri Brasil tersebut datang setelah menjalani periode sukses bersama Flamengo.
Filipe Luís bukan sekadar pelatih muda dengan nama besar sebagai mantan pemain. Di Flamengo, ia membawa klub meraih sejumlah trofi, termasuk Campeonato Brasileiro dan Copa Libertadores pada 2025. Ia juga dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Amerika Selatan 2025.
Pertandingan di Anfield menjadi kesempatan penting baginya untuk menguji proyek barunya menghadapi salah satu klub terbesar Inggris.
3. Alexander Isak menjadi pusat perhatian
Liverpool diperkirakan mengandalkan Alexander Isak sebagai ujung tombak.
Striker Swedia tersebut menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan di era Iraola. Bersama Florian Wirtz di belakangnya, Liverpool memiliki kombinasi yang dapat mengubah pola serangan menjadi lebih cair.
Dalam susunan pemain yang telah dikonfirmasi, Isak menjadi penyerang tengah, sementara Wirtz beroperasi di belakangnya. Cody Gakpo dan Lewis Koumas mengisi sektor sayap.
4. Florian Wirtz mendapat peran sentral
Wirtz juga menjadi pemain yang layak diperhatikan.
Gelandang serang Jerman tersebut ditempatkan sebagai pemain nomor 10 dalam formasi Liverpool. Posisi ini memungkinkan Wirtz bergerak di antara lini tengah dan pertahanan Monaco, sekaligus menjadi penghubung utama menuju Isak.
Jika Iraola ingin memainkan sepak bola dengan tekanan tinggi dan sirkulasi cepat, kemampuan Wirtz mencari ruang di area antarlini akan menjadi salah satu senjata penting Liverpool.
Pelatih Liverpool dan AS Monaco
Andoni Iraola — Liverpool
Iraola berusia 43 tahun ketika ditunjuk Liverpool pada Juni 2026. Ia menggantikan Arne Slot setelah pelatih asal Belanda tersebut meninggalkan Anfield.
Sebelum ke Liverpool, Iraola menangani Bournemouth selama tiga musim. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah membawa klub tersebut finis keenam di Premier League dan lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Menariknya, sejumlah staf yang sebelumnya bekerja bersama Iraola di Bournemouth ikut pindah ke Liverpool, termasuk Pablo de la Torre, Tommy Elphick dan Shaun Cooper.
Filipe Luís — AS Monaco
Filipe Luís merupakan wajah baru di sepak bola Eropa sebagai pelatih.
Ia pernah menjadi pemain Atlético Madrid, Chelsea dan Flamengo. Setelah pensiun sebagai pemain, ia memulai karier kepelatihan di Flamengo dan berkembang sangat cepat hingga dipercaya menangani tim utama.
Monaco kemudian menunjuknya pada 6 Juli 2026 sebagai bagian dari proyek baru klub. Ia dikontrak hingga Juni 2028.
Hari ulang tahun Filipe Luís juga bertepatan dengan laga Liverpool vs Monaco. Ia genap 41 tahun pada 9 Agustus 2026, tepat pada hari pertandingan di Anfield.
Siapa Pemain Baru Liverpool?
Liverpool memasuki 2026/2027 dengan beberapa tambahan penting.
Jeremy Jacquet
Jeremy Jacquet menjadi salah satu rekrutan utama Liverpool. Bek tengah asal Prancis tersebut didatangkan dari Rennes dengan kontrak jangka panjang.
Liverpool telah menyepakati transfer Jacquet sejak Februari dan meresmikan kedatangannya pada Juli 2026. Ia berusia 20 tahun dan memiliki pengalaman Ligue 1 bersama Rennes serta Clermont Foot.
Namun, Jacquet belum masuk starting XI Liverpool untuk menghadapi Monaco. Ia masih menjadi bagian dari opsi pertahanan Iraola.
Victor Muñoz
Liverpool juga merekrut Victor Muñoz dari Osasuna.
Pemain depan berusia 22 tahun itu menandatangani kontrak jangka panjang dan menjadi tambahan pertama Liverpool setelah Iraola ditunjuk sebagai pelatih. Pada musim 2025/2026 bersama Osasuna, Muñoz mencatat tujuh gol dan lima assist dalam 34 penampilan di semua kompetisi.
Ada fakta menarik: Muñoz merupakan bagian dari skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2026. Ia kemudian bergabung dengan Liverpool setelah turnamen tersebut.
Muñoz berada di bangku cadangan melawan Monaco sehingga berpeluang menjalani debutnya di Anfield.
Samuel Martínez
Liverpool juga telah menyepakati transfer pemain muda Kolombia Samuel Martínez dari Atlético Nacional.
Gelandang serang berusia 17 tahun tersebut akan bergabung dengan akademi Liverpool untuk musim 2027/2028. Ia sebelumnya membantu Kolombia menjuarai Kejuaraan Amerika Selatan U-17 2026 dengan torehan tiga assist.
Namun, Martínez belum menjadi bagian dari tim utama yang menghadapi Monaco.
Siapa Pemain Baru AS Monaco?
Monaco juga melakukan perombakan skuad menjelang musim baru.
Ansu Fati
Salah satu nama paling menarik adalah Ansu Fati.
Setelah menjalani masa pinjaman di Monaco, penyerang Spanyol tersebut dipermanenkan pada Juni 2026. Fati menandatangani kontrak hingga 2030 setelah mencetak 11 gol dan satu assist dalam 25 pertandingan Ligue 1 pada musim sebelumnya.
Flávio Nazinho
Monaco juga merekrut bek kiri Portugal Flávio Nazinho dari Cercle Brugge.
Pemain berusia 22 tahun tersebut didatangkan untuk menggantikan Caio Henrique di sektor kiri pertahanan dan dikontrak hingga 2030.
Mathys Detourbet
Monaco kemudian mendatangkan Mathys Detourbet dari Manchester City dengan status pinjaman.
Pemain sayap kiri tersebut baru berusia 19 tahun dan tampil menonjol bersama Troyes pada musim sebelumnya dengan tiga gol serta lima assist. Ia menjadi rekrutan ketiga Monaco pada musim panas 2026.
Sadibou Sané dan Matthis Abline
Keduanya juga termasuk wajah baru dalam skuad Monaco dan berpeluang mendapatkan menit bermain dalam proyek Filipe Luís.
Detourbet, Sané, Nazinho dan Abline menjadi beberapa rekrutan yang diprediksi mendapatkan kesempatan dalam pertandingan pramusim melawan Liverpool.
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs AS Monaco
Menjelang pertandingan, Liverpool bahkan telah mengumumkan starting XI.
Liverpool (4-2-3-1):
Alisson; Frimpong, Ifeanyi Ndukwe, Virgil van Dijk, Kostas Tsimikas; Dominik Szoboszlai, Ryan Gravenberch; Lewis Koumas, Florian Wirtz, Cody Gakpo; Alexander Isak.
AS Monaco (4-2-3-1):
Hrádecký; Vanderson, Eric Dier, Sadibou Sané, Flávio Nazinho; Pape Cabral, Lamine Camara; Aleksandr Golovin, Mathys Detourbet; Mika Biereth, Matthis Abline.
Susunan tersebut menunjukkan bahwa kedua pelatih tidak sekadar menjadikan pertandingan sebagai laga latihan biasa. Liverpool menurunkan Alisson, Van Dijk, Szoboszlai, Gravenberch, Wirtz, Gakpo dan Isak sejak awal.
Pertandingan Bisa Ditentukan oleh Transisi
Secara taktik, duel Liverpool dan Monaco berpotensi berlangsung terbuka.
Liverpool di bawah Iraola terlihat ingin bermain agresif, melakukan tekanan tinggi dan menyerang dengan banyak pemain. Masalahnya, struktur pertahanan mereka masih belum sepenuhnya stabil.
Hal tersebut terlihat ketika Liverpool unggul 2-0 atas Leeds tetapi akhirnya kalah 2-4. Perubahan pemain pada babak kedua memang berpengaruh, tetapi pertandingan itu menunjukkan bahwa ketika tekanan Liverpool gagal menghasilkan perebutan bola, ruang di belakang lini pertama mereka dapat dieksploitasi.
Monaco dapat mencoba memanfaatkan situasi tersebut melalui kecepatan pemain depan serta pergerakan Golovin dan Camara.
Di sisi lain, Liverpool mempunyai keunggulan kualitas individu. Wirtz bisa menjadi penghubung antarlini, sedangkan Isak mempunyai kemampuan menyerang ruang di belakang bek.
Karena itu, kunci laga kemungkinan berada pada pertanyaan sederhana: siapa yang lebih efektif mengendalikan transisi setelah kehilangan bola?
Fakta Menarik dan Unik Liverpool vs AS Monaco
1. Ini bukan pertama kalinya Liverpool dan Monaco bertemu.
Kedua klub sebelumnya bertemu dua kali pada fase grup Liga Champions 2004/2005.
Liverpool menang 2-0 di Anfield, tetapi Monaco membalas dengan kemenangan 1-0 di Stade Louis II. Dengan demikian, rekor kompetitif kedua klub adalah satu kemenangan untuk masing-masing tim.
2. Jarak pertemuan sangat panjang.
Liverpool dan Monaco kembali bertemu setelah lebih dari 21 tahun. Pertandingan 9 Agustus 2026 juga menjadi pertemuan pertama mereka dalam pertandingan nonkompetitif.
3. Filipe Luís berulang tahun tepat pada hari pertandingan.
Pelatih Monaco tersebut lahir pada 9 Agustus 1985. Artinya, laga di Anfield berlangsung tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-41.
4. Liverpool menghadapi Monaco dengan dua pelatih baru.
Iraola baru memasuki era pertamanya di Liverpool, sementara Filipe Luís juga baru beberapa pekan memimpin Monaco. Artinya, laga ini mempertemukan dua proyek baru yang masih mencari bentuk terbaiknya.
5. Monaco kehilangan salah satu kreator utamanya.
Maghnes Akliouche resmi meninggalkan Monaco dan bergabung dengan Paris Saint-Germain pada awal Agustus. Kepergiannya mengurangi salah satu sumber kreativitas utama Monaco menjelang musim baru.
Prediksi Liverpool vs AS Monaco
Di atas kertas, Liverpool memiliki keuntungan bermain di Anfield serta menurunkan sejumlah pemain senior sejak awal.
Kembalinya Alisson, Van Dijk dan Gakpo memperkuat struktur tim, sedangkan kombinasi Wirtz-Isak memberi Liverpool ancaman besar di lini depan. Namun, pertahanan The Reds masih menyimpan tanda tanya setelah kebobolan empat gol melawan Leeds.
Monaco sendiri memiliki cukup banyak pemain yang bisa memberikan masalah, terutama lewat Golovin, Camara, Biereth dan Detourbet.
Karena pertandingan ini berstatus persahabatan, pergantian pemain juga berpotensi mengubah jalannya laga secara drastis.
Salah satu prediksi yang muncul dari TNT Sports adalah Liverpool 3-1 Monaco, dengan kemungkinan kedua tim sama-sama mencetak gol dan total pertandingan melewati 2,5 gol.
Sports Illustrated memiliki pandangan yang lebih berimbang dengan memprediksi Liverpool 2-2 Monaco, terutama karena lini belakang Liverpool dinilai masih rentan.
Prediksi redaksi: Liverpool 2-1 AS Monaco.
Liverpool memiliki kualitas individu dan keuntungan bermain di Anfield. Namun, Monaco cukup berbahaya untuk membuat pertandingan berlangsung ketat. Faktor penentu diperkirakan berada pada efektivitas Liverpool dalam mengubah tekanan tinggi menjadi peluang dan kemampuan mereka menjaga transisi defensif.
Kesimpulan: Liverpool vs AS Monaco bukan sekadar pertandingan pemanasan.
Bagi Iraola, laga ini merupakan kesempatan pertama untuk merasakan atmosfer Anfield sebagai pelatih Liverpool sekaligus menguji kombinasi pemain senior dengan sejumlah talenta baru.
Sementara bagi Filipe Luís, pertandingan ini menjadi salah satu ujian awal untuk membangun identitas baru Monaco setelah finis ketujuh di Ligue 1 musim lalu.
Dengan Isak, Wirtz, Van Dijk dan Alisson di kubu Liverpool serta Golovin, Camara, Biereth dan para rekrutan baru di sisi Monaco, duel di Anfield berpotensi menghadirkan pertandingan terbuka, intens dan sarat eksperimen taktik.
Liverpool lebih diunggulkan, tetapi Monaco memiliki cukup senjata untuk membuat The Reds tidak nyaman.
(berbagaisumber/hm27)























