Sunday, August 16, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Lepas Djed Spence Rp650 Miliar, Tottenham Buka Jalan Buru Gakpo

Mistar.idMinggu, 16 Agustus 2026 pukul 17.42 WIB
lepas_djed_spence_rp650_miliar_tottenham_buka_jalan_buru_gakpo_

Djed Spence. (foto: iconspot/pa images)

news_banner

London, MISTAR.ID - Tottenham Hotspur mendapat suntikan dana besar menjelang penutupan bursa transfer setelah Djed Spence resmi bergabung dengan Inter Milan. Penjualan bek kanan tersebut kini berpotensi membuka jalan bagi Spurs untuk meningkatkan perburuan penyerang Liverpool, Cody Gakpo.

Spence telah mengonfirmasi kepindahannya melalui media sosial. Sky Sports News melaporkan Inter menebus pemain tersebut dengan harga £30 juta atau sekitar Rp650 miliar, sementara Tottenham juga mengamankan klausul 10 persen dari penjualan berikutnya.

Dana segar itu cukup penting bagi Spurs yang telah menghabiskan lebih dari £200 juta untuk belanja pemain sepanjang musim panas ini. Meski demikian, klub London tersebut kabarnya masih ingin menambah kekuatan sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah lini depan. Tottenham membutuhkan tambahan pemain menyerang apabila ingin bersaing memperebutkan tiket Liga Champions, terutama karena Richarlison dan Mathys Tel belum mampu memberikan konsistensi.

Nama Cody Gakpo kemudian muncul sebagai salah satu target utama yang dikaitkan dengan Tottenham. Namun, Liverpool diperkirakan tidak akan melepas penyerang asal Belanda itu dengan harga murah dan bisa meminta lebih dari £70 juta.

Penjualan Spence membuat Tottenham setidaknya memiliki ruang finansial tambahan untuk mencoba melakukan pendekatan serius terhadap Gakpo.

Di sisi lain, kepergian Spence juga mengurangi kedalaman skuad di posisi bek kanan. Tottenham memang masih memiliki Pedro Porro sebagai pilihan utama, tetapi tidak mempunyai pelapis alami dengan kualitas setara.

Spurs telah mendatangkan Andrew Robertson, Jan Paul van Hecke, dan Marcos Senesi untuk memperkuat lini belakang musim panas ini. Namun, Robertson merupakan bek kiri, sedangkan Van Hecke dan Senesi lebih nyaman bermain sebagai bek tengah.

Pelatih Roberto De Zerbi kemungkinan berani mengambil risiko tersebut karena Tottenham tidak bermain di kompetisi Eropa musim ini sehingga kebutuhan rotasi tidak sebesar klub-klub lainnya.

Dengan waktu yang semakin sempit, Tottenham kini harus memilih apakah kembali memperkuat sektor pertahanan atau menggunakan dana hasil penjualan Spence untuk melancarkan langkah besar memburu Gakpo. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN