Bintang Inggris Ivan Toney Didakwa Usai Insiden Keributan di Klub London

Penyerang Timnas Inggris Ivan Toney didakwa usai insiden keributan di klub London. (foto: shutterstock via the sun)
London, MISTAR.ID - Karier Ivan Toney penyerang Timnas Inggris di luar lapangan tengah mendapat sorotan. Anggota Three Lions di Piala Dunia 2026 itu resmi didakwa melakukan penganiayaan setelah terlibat insiden keributan di sebuah klub malam kawasan Soho, London.
Mantan striker Brentford yang kini memperkuat klub Arab Saudi, Al-Ahli, didakwa atas tuduhan assault causing actual bodily harm atau penganiayaan yang menyebabkan luka fisik terhadap seseorang.
Kepolisian Metropolitan London (Met Police) menyebut Toney didakwa pada Kamis (31/7/2026) dan akan menjalani persidangan di Westminster Magistrates’ Court pada Kamis (24/9/2026).
Kasus tersebut bermula dari insiden yang terjadi pada 6 Desember 2025 di sebuah klub malam di Wardour Street. Saat itu, keributan dilaporkan terjadi setelah seorang pengunjung mencoba meminta foto bersama Toney.
Seorang saksi kepada The Sun mengatakan, situasi memanas ketika seorang pria mendekati Toney dan mencoba merangkulnya untuk mengambil swafoto.
“Dia berjalan melewati sebuah meja yang berisi sekelompok pria. Salah satu dari mereka mengenalinya dan berkata, ‘Oh, itu Ivan Toney’, lalu mencoba memegang lehernya untuk berfoto,” ujar saksi tersebut.
Menurut saksi, Toney kemudian meminta pria itu menjauh sebelum situasi berubah menjadi kacau.
Petugas kepolisian tiba sekitar 30 menit setelah keributan terjadi dan membawa pemain berusia 30 tahun tersebut keluar dari lokasi.
Video yang diperoleh The Sun memperlihatkan Toney digiring keluar dari klub 100 Wardour St pada malam kejadian.
Insiden ini terjadi saat Toney masih menjadi salah satu pemain penting Inggris. Ia merupakan bagian dari skuad The Three Lions di Piala Dunia dan tampil sebagai starter ketika Inggris mengalahkan Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga.
Selain menghadapi proses hukum, kasus ini juga muncul menjelang persiapannya kembali bersama Al-Ahli untuk musim baru.
Layanan Ambulans London sebelumnya mengonfirmasi mengirimkan unit satu ambulans dan paramedis ke lokasi pada pukul 01.57 dini hari setelah menerima laporan dugaan penganiayaan.
Petugas medis memeriksa tiga orang. Satu orang dibawa ke rumah sakit, sementara dua lainnya diperbolehkan meninggalkan lokasi. (*)
BERITA TERPOPULER






BERITA TERPOPULER























