Primajasa Siap Gunakan BOBIBOS, BBM Alternatif Ramah Lingkungan Buatan Indonesia

Ilustrasi BBM Bobibos. (Foto: instagram/Bobibos)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi bersama sejumlah pihak mendukung peluncuran inovasi energi baru karya anak bangsa bernama BOBIBOS (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!).
Peluncuran BOBIBOS berlangsung di Bumi Sultan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/11/2025).
Produk bahan bakar alternatif ini dikembangkan oleh T Inti Sinergi Formula sebagai solusi menuju kemandirian energi nasional. Kehadiran BOBIBOS mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk pelaku industri transportasi.
Primajasa Siap Gunakan BOBIBOS untuk Armada Transportasi
Salah satu dukungan besar datang dari Founder PO Primajasa, H. Amir Mahpud, yang menyatakan siap menggunakan BOBIBOS untuk armada bus dan mobil travel miliknya.
“Kami akan gunakan BOBIBOS untuk transportasi Primajasa di wilayah Jabodetabek,” kata Amir, Selasa (4/11/2025).
Ia menuturkan, sekitar 40 bus besar rute Bandung–Bandara Soekarno-Hatta dan lebih dari 100 mobil travel akan memakai BBM ramah lingkungan ini.
Menurut Amir, BOBIBOS memiliki kualitas tinggi, harga lebih terjangkau, dan performa mesin lebih halus serta efisien.
“Tarikan mesin lebih enteng, suara juga halus, dan yang jelas bisa menghemat biaya operasional,” ujarnya.
BOBIBOS: Energi Merah Putih Menuju Kemandirian Nasional
Anggota DPR asal Bogor sekaligus pembina BOBIBOS, Mulyadi, menyambut baik dukungan dari perusahaan besar seperti Primajasa. Ia menilai kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian energi dan pengurangan emisi karbon di Indonesia.
“Dengan dukungan seperti ini, inovasi energi lokal bisa menjadi gerakan nasional menuju kemandirian energi dan ekonomi hijau,” ungkapnya.
Mulyadi menjelaskan, berdasarkan sertifikasi Lemigas, BOBIBOS memiliki RON 98,1, menjadikannya bahan bakar beroktan tinggi namun dengan harga lebih murah dibanding BBM komersial.
Proses Produksi dan Izin Edar
Untuk tahap produksi dan distribusi, pihak BOBIBOS saat ini tengah berkoordinasi dengan Dirjen Energi Terbarukan Kementerian ESDM guna mengurus izin produksi dan izin edar.
“Kami sedang meminta arahan terkait izin produksi dan peredaran. Berdasarkan ketentuan, bahan bakar energi alternatif cukup memerlukan izin produksi,” kata Mulyadi.
Dengan potensi besar di bidang transportasi dan dukungan berbagai pihak, BOBIBOS Energi Merah Putih diharapkan menjadi tonggak baru kemandirian energi nasional. (hm17)
PREVIOUS ARTICLE
Menkeu Purbaya Bongkar Fakta Demo Besar di Indonesia 2025





















