Pemerintah Targetkan 35 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi September

Konferensi pers APBN 2027 di Kantor Pusat Ditjen Pajak. (foto: detik/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID - Pemerintah menargetkan pembangunan 35 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) rampung pada akhir Agustus 2026. Seluruh koperasi tersebut diharapkan mulai menjalankan kegiatan operasional pada September.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan target tersebut terus dikejar pemerintah agar program KDMP dapat segera berjalan di berbagai daerah.
“Koperasi Desa Merah Putih akan selesai 35 ribu, Insyaallah di Agustus akhir, sehingga September bisa operasi,” ujar Zulkifli Hasan di Gedung Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).
Menurut Zulkifli, pembangunan KDMP tidak berhenti pada tahun ini. Pemerintah berencana melanjutkan program tersebut pada 2027 dengan target pembangunan sekitar 30 ribu hingga 35 ribu koperasi di desa.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah pembangunan yang perlu dievaluasi dan diperbaiki. Salah satunya berkaitan dengan pembangunan koperasi di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit, termasuk kawasan pegunungan.
“Ada di sana-sini yang tidak tepat, tentu kita akan koreksi. Seperti pembangunan gunung-gunung, ada satu, dua, atau berapa banyak, kita akan tertibkan,” katanya.
Bukan untuk Matikan Warung Rakyat
Zulkifli sebelumnya menegaskan KDMP tidak dibuat untuk menggantikan keberadaan warung kelontong milik masyarakat. Ia membantah anggapan bahwa program tersebut akan menyebabkan warung rakyat ditutup.
Menurutnya, koperasi memiliki fungsi yang berbeda, antara lain sebagai sarana distribusi barang bersubsidi dan bantuan pemerintah serta menjadi pembeli atau offtaker hasil pertanian masyarakat.
“Tidak benar kalau ada isu warung-warung akan ditutup. Itu hoax yang sangat jahat. Tujuannya hanya ingin membuat masyarakat ribut,” kata Zulkifli saat membuka Seminar Nasional KDKMP di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.
Pemerintah menempatkan koperasi tersebut sebagai salah satu instrumen untuk mendorong perekonomian desa, mengurangi kemiskinan, sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
Zulkifli mengatakan berbagai program pemerintah nantinya dapat disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, maupun Koperasi Nelayan Merah Putih.
“Semua nanti akan disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, maupun Koperasi Nelayan Merah Putih. Jadi ini bukan supermarket,” ujarnya.
























