Helikopter SAR Denpasar Dikerahkan Cari Korban KMP Putri Yasmin

Personel Kantor SAR Denpasar gunakan helikopter SGi Bali Air tangani insiden kebakaran kapal di Perairan Selat Lombok, Denpasar, Rabu (12/8/2026). (foto:ANTARA/HO-SAR Denpasar/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (12/8/2026) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar mengerahkan helikopter SGi Air Bali untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi korban insiden kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026).
Kepala Kantor SAR Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan helikopter tersebut lepas landas pada pukul 09.50 Wita menuju area pencarian.
“Heli SGi Air Bali take off pukul 09.50 Wita menuju search area,” ujar Sidakarya di Denpasar, demikian dilansir dari antarabali.
Helikopter Perluas Pemantauan dari Udara
Sidakarya menjelaskan, pengerahan helikopter dilakukan setelah Kantor SAR Mataram berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar terkait situasi darurat tersebut.
Penggunaan helikopter diharapkan dapat memperluas jangkauan pemantauan dari udara, sehingga area pencarian di perairan Selat Lombok dapat dipantau lebih luas.
“Lebih untuk pencarian via udara, karena dengan heli jangkauan pandang lebih luas, tetap untuk evakuasi dengan alut laut terdekat,” katanya.
Helikopter SGi Air Bali membawa enam personel yang terdiri atas pilot, kopilot, dua kru, dan dua penyelamat.
Selain helikopter, Basarnas Bali juga mengerahkan KN SAR Arjuna untuk mendukung proses evakuasi.
Sebanyak 21 personel dari Bali berangkat menggunakan KN SAR Arjuna melalui Pelabuhan Benoa pada pukul 08.00 Wita. Tim tersebut kemudian diperkuat Kepala Kantor Basarnas Bali, Kepala Seksi Operasi Basarnas Bali, petugas humas, serta lima personel dari Pos SAR Karangasem yang berangkat melalui Pelabuhan Padang Bai.
KMP Putri Yasmin Terbakar Saat Menuju Lembar
Sementara itu, Kantor SAR Mataram menyatakan operasi SAR intensif masih berlangsung setelah kebakaran menimpa KMP Putri Yasmin di Perairan Selat Lombok.
Insiden dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.15 Wita saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar.
Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat sekitar pukul 04.39 Wita dan langsung mengerahkan personel untuk membantu proses evakuasi.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan keselamatan penumpang dan kru menjadi prioritas utama dalam operasi tersebut.
“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujar Hariyadi.
Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar hingga KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht, SGi Air Bali, masyarakat setempat, serta unsur terkait lainnya.
Hingga berita ini ditulis, tim SAR gabungan masih berada di lokasi untuk melaksanakan proses pencarian dan evakuasi setelah kebakaran KMP Putri Yasmin.
(*/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Pratikno Bantah Isu Mundur dari Kabinet Merah Putih




















