Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Sidang KKEP Pecat Bripda Mesias Viktor Siahaya Usai Kasus Kematian Anak di Tual

Mistar.idRabu, 25 Februari 2026 pukul 15.18 WIB
sidang_kkep_pecat_bripda_mesias_viktor_siahaya_usai_kasus_kematian_anak_di_tual

Sidek etik Bripda Mesias Viktor Siahaya (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri memutuskan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Bripda Mesias Viktor Siahaya. Keputusan ini diambil setelah proses sidang etik yang digelar oleh institusi kepolisian.

Polri Tanggapi Desakan YLBHI soal Brimob di Wilayah Timur

Menanggapi desakan dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menekankan bahwa keberadaan pasukan Brimob di wilayah timur Indonesia memberikan kontribusi penting terhadap keamanan. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta.

Menurut Isir, kehadiran Brimob membantu satuan kewilayahan dan kepolisian daerah dalam menjalankan tugasnya, khususnya di daerah dengan karakteristik wilayah yang menantang seperti Indonesia bagian timur. "Khusus untuk konteks pelibatan kawan-kawan Brimob Polri yang mem-backup satuan kewilayahan, ini sangat membantu," jelas Isir.

Ia juga menegaskan bahwa Polri terbuka terhadap kritik publik, termasuk usulan agar Brimob ditarik dari penanganan urusan langsung dengan masyarakat. Meski begitu, Isir menekankan bahwa peristiwa kekerasan yang memicu kritik merupakan tindakan individu, bukan kebijakan institusi.

"Benar ada kelemahan, iya kami akui. Ini merupakan tindakan-tindakan di tataran individu. Kami tetap melakukan evaluasi untuk memperkuat institusi," tambahnya.

YLBHI Desak Penarikan Brimob dari Masyarakat

Sebelumnya, Ketua YLBHI, Muhammad Isnur, menyerukan agar pasukan Brimob ditarik dari urusan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Seruan ini muncul menyusul insiden dugaan kekerasan anggota Brimob di Tual, Maluku, yang mengakibatkan meninggalnya seorang remaja berinisial AT (14).

“Tarik semua pasukan Brimob dari urusan dengan masyarakat. Ini bukan masalah kamtibmas yang seharusnya ditangani Brimob,” tegas Isnur. YLBHI menekankan bahwa Brimob merupakan satuan khusus yang seharusnya digunakan untuk kepentingan tertentu, bukan untuk menghadapi warga sipil atau demonstran.

YLBHI juga mendorong reformasi kepolisian secara menyeluruh, termasuk evaluasi peran Brimob dalam pengamanan masyarakat, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN