Wednesday, July 22, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Anggota DPR Minta Kemenlu Petakan WNI di Tengah Kerusuhan Meksiko

Mistar.idRabu, 25 Februari 2026 pukul 15.11 WIB
anggota_dpr_minta_kemenlu_petakan_wni_di_tengah_kerusuhan_meksiko

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan ada sekitar 45 warga negara Indonesia (WNI) tinggal di Jalisco, Meksiko, yang saat ini mencekam imbas bos kartel narkoba tewas. (Foto: Reuters/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Anggota Komisi I DPR, Amelia Anggraini, meminta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu) melakukan pemetaan menyeluruh terhadap jumlah dan persebaran warga negara Indonesia (WNI) di Meksiko. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan perlindungan WNI di tengah kerusuhan yang terjadi di negara tersebut.

Amelia mengatakan, perkembangan situasi keamanan di Meksiko harus dipandang serius. Menurut dia, kondisi tersebut tidak hanya menjadi persoalan domestik, tetapi juga merupakan dinamika keamanan kawasan yang berpotensi memiliki implikasi lintas negara.

“Situasi ini sudah pasti berdampak langsung terhadap keselamatan warga negara Indonesia yang berada di wilayah Meksiko,” kata Amelia di Jakarta, Rabu (25/2/2026) dilansir dari Antara.

Ia menilai Kemenlu perlu meningkatkan komunikasi langsung dengan komunitas WNI di Meksiko serta menyiapkan jalur evakuasi darurat apabila situasi memburuk. Selain itu, sistem komunikasi krisis dinilai harus aktif selama 24 jam dengan koordinasi erat bersama otoritas keamanan setempat.

Amelia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas perwakilan diplomatik. Tidak hanya dengan perwakilan RI di Meksiko, tetapi juga dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC serta perwakilan RI di negara-negara sekitar kawasan Amerika Tengah dan Amerika Utara.

“Pendekatan ini penting untuk memastikan skenario kontinjensi regional apabila diperlukan relokasi atau bantuan lintas yurisdiksi,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Senin (23/2/2026) meminta masyarakat tetap tenang menyusul tewasnya gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam operasi militer.

Sheinbaum menyatakan terdapat koordinasi penuh dengan pemerintah seluruh negara bagian dan meminta masyarakat tetap terinformasi serta tenang. Ia juga menyebut aktivitas berjalan normal di sebagian besar wilayah Meksiko.

Meski demikian, Sheinbaum mengakui adanya kerusuhan pascaoperasi dan merujuk laporan Kementerian Pertahanan mengenai berbagai blokade dan reaksi lain.

“Kami bekerja setiap hari demi perdamaian, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan Meksiko,” kata Sheinbaum. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN