Wednesday, October 28, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pemuda Didorong Perkuat Ekonomi Rakyat Lewat Koperasi

Mistar.idRabu, 28 Oktober 2026 pukul 10.57 WIB
pemuda_didorong_perkuat_ekonomi_rakyat_lewat_koperasi

Ketua Koperasi Produsen Gas Terus Indonesia (KP-GTI), Suwarno. (Foto: Dokumentasi pribadi Suwarno/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Koperasi dinilai dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi rakyat melalui pemberdayaan petani, nelayan, dan masyarakat desa. Untuk mendukung peran tersebut, generasi muda diajak terlibat dalam pengembangan koperasi demi mewujudkan pemerataan ekonomi dan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Ketua Koperasi Produsen Gas Terus Indonesia (KP-GTI), Suwarno, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.

“Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, koperasi ditempatkan sebagai pilar strategis dalam agenda kemandirian pangan, pembangunan yang dimulai dari desa, pemerataan ekonomi, hingga tercapainya kedaulatan bangsa,” ucapnya dalam keterangan yang diterima Mistar, Rabu (28/10/2026).

Suwarno menilai, Koperasi Merah Putih dirancang jauh melampaui fungsi konvensional sebagai toko sembako.

“Koperasi diposisikan sebagai ekosistem usaha rakyat yang utuh untuk membentengi masyarakat dari dominasi pelaku ekonomi besar yang kerap menghambat kemajuan ekonomi lokal,” ujarnya.

Menurutnya, melalui fungsi produksi dan distribusi yang terintegrasi, koperasi berperan memangkas rantai pasok yang terlalu panjang, memberdayakan petani serta nelayan, sekaligus membebaskan masyarakat dari ketergantungan pada tengkulak dan rentenir.

“Pemikiran ini sejalan dengan Pasal 33 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Inti cita-cita koperasi adalah menjadikan masyarakat lebih berdaya secara ekonomi,” katanya.

Oleh karena itu, Suwarno mengajak generasi muda untuk mendukung pengembangan koperasi agar kebijakan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai dengan harapan.

“Penyempurnaan aspek teknis pengelolaan koperasi masih terus berjalan dan memerlukan perbaikan. Kemajuan sejati pada akhirnya bermula dari kualitas manusia itu sendiri. Kita harus membangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan, selaras dengan tema Sumpah Pemuda ke-98 ini,” pungkas Suwarno. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN