Wednesday, August 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Harga Beras Tembus Rp17 Ribu, DPRD Sumut Desak Pemerintah Gelar Operasi Pasar

Mistar.idRabu, 19 Agustus 2026 pukul 15.37 WIB
harga_beras_tembus_rp17_ribu_dprd_sumut_desak_pemerintah_gelar_operasi_pasar_

Anggota Komisi B DPRD Sumut, Rudi Alfahri Rangkuti. (Foto: Dokumentasi Pribadi/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara (Sumut), Rudi Alfahri Rangkuti, mendesak Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) maupun pemerintah pusat melakukan intervensi terhadap harga beras yang saat ini naik drastis kembali stabil.

Hal ini disampaikan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menyikapi kondisi kenaikan harga beras yang saat ini tembus Rp17.000 per kilogram di beberapa pasar yang ada di Sumut.

Meski saat ini Indonesia mengalami surplus beras, Rudi menjelaskan beberapa faktor membuat harga beras naik, di antaranya elnino, fenomena pemanasan suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur.

“Banyak faktor kenaikan harga beras, meski Indonesia saat ini surplus beras, tetapi status elnino saat ini juga mempengaruhi kenaikan harga beras,” ujarnya, Rabu (19/8/2026).

Ia mengatakan fenomena elnino membuat masa panen yang berubah. Untuk itu, ia menegaskan intervensi dari pemerintah terhadap harga beras sangat penting untuk dapat mengembalikan stabilitas harga agar kembali normal.

“Tentunya kita berharap pemerintah harus melakukan intervensi terhadap harga beras, agar masyarakat tidak mengalami persoalan dalam menghadapi kenaikan harga itu,” katanya.

Ia mengkhawatirkan inflasi akan terjadi di Sumatera Utara atas kenaikan harga beras saat ini. Menurutnya, hal itu dapat mengmhambat stabilitas ekonomi masyarakat. Untuk itu, ia menyarankan pemerintah segera melakukan operasi pasar.

“Kita khawatir kejadian ini dapat terjadi inflasi, pemerintah pusat hingga daerah kita harapkan melakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN