Tuesday, July 28, 2026
home_banner_first
MEDAN

Bobby Nasution Walk Out Saat Rapat Paripurna, Wakil Ketua DPRD Sumut Beri Penjelasan

Mistar.idSelasa, 28 Juli 2026 pukul 11.34 WIB
bobby_nasution_walk_out_saat_rapat_paripurna_wakil_ketua_dprd_sumut_beri_penjelasan

Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Fraksi Gerindra, Ihwan Ritonga. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Fraksi Gerindra, Ihwan Ritonga, memberikan penjelasan mengenai sikap Gubernur Sumut, Bobby Nasution, yang walk out saat rapat paripurna pada Selasa (21/7/2026).

"Perlu kami luruskan bahwa Gubernur Sumut tidak dapat disalahkan. Saat itu, sedang berlangsung perdebatan dan dialog antara anggota DPRD. Melihat situasi tersebut, Pak Bobby mungkin merasa lebih baik pergi daripada harus menunggu selesainya perdebatan legislatif yang tidak berkaitan langsung dengan pihak eksekutif," ujar Ihwan, Selasa (28/7/2026).

Politisi Gerindra itu menjelaskan, sidang paripurna telah dibuka secara resmi dan dinyatakan kuorum sesuai dengan tata tertib DPRD Sumut.

Menurutnya, keabsahan rapat tidak hanya diukur dari kehadiran fisik anggota dewan di dalam ruangan hingga sidang berakhir, tetapi juga dari daftar hadir yang telah ditandatangani.

Menurutnya, ada beberapa anggota DPRD yang tidak berada di ruangan menjelang akhir sidang karena sedang beribadah, makan siang, atau menerima tamu di ruang kerja masing-masing. Rapat sendiri telah dilaksanakan sejak pagi hari.

“Ini berarti catatan kehadiran yang ditandatangani para anggota telah memenuhi persyaratan prosedural. Ketidakhadiran fisik mereka pada waktu-waktu tertentu merupakan hal yang lumrah, mengingat adanya jadwal untuk ibadah dan tugas-tugas lainnya," kata Ketua DPC Gerindra Kota Medan itu.

Ihwan juga meminta masyarakat bisa memahami padatnya jadwal kerja Gubernur Sumut. Sebelum menghadiri rapat paripurna, Bobby Nasution baru saja menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja selama sepekan ke Kepulauan Nias dan masih harus mengurus berbagai urusan pemerintahan sekembalinya ke Medan.

Menurut Ihwan, perdebatan mengenai kuorum muncul setelah adanya interupsi dari seorang anggota dewan yang hadir di akhir rapat, yang kemudian memicu perdebatan internal di kalangan para legislator.

"Alih-alih menghabiskan waktu menyaksikan perdebatan di antara para legislator, Gubernur tentu saja lebih fokus ke urusan masyarakat serta berbagai persoalan administratif mendesak,” ucap mantan Wakil Ketua DPRD Kota Medan itu.

Ia menekankan pentingnya menghormati prosedur yang berlaku di DPRD Sumut dan menahan diri membentuk opini publik yang dapat memperkeruh suasana.

“Perbedaan pendapat dalam forum legislatif merupakan hal yang lumrah dalam proses demokrasi dan semestinya diselesaikan melalui mekanisme serta tata tertib yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Ia berharap peristiwa ini tidak mengalihkan perhatian DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumut dari berbagai agenda strategis.

Sebelumnya, salah satu pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony, mengatakan sifat Bobby Nasution yang walk out saat rapat paripurna merupakan sikap arogansi seorang Gubernur. []



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN