Tuesday, October 27, 2026
home_banner_first
MEDAN

BMKG Prediksi Sumut Diguyur Hujan Sepekan ke Depan

Mistar.idSelasa, 27 Oktober 2026 pukul 13.27 WIB
bmkg_prediksi_sumut_diguyur_hujan_sepekan_ke_depan

Ilustrasi cuaca hujan. (Foto: Pixabay)

Medan, MISTAR.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat selama sepekan ke depan, mulai 26 Oktober hingga 2 November 2026.

Kondisi ini dipengaruhi oleh bibit siklon tropis 98B di Teluk Benggala serta aktivitas atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Sistem Peringatan Dini Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Martha Rosefina Manurung, dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Selasa (27/10/2026).

“Dinamika atmosfer di wilayah Sumut sepekan ke depan dipicu oleh adanya bibit siklon tropis 98B di Teluk Benggala yang membentuk belokan angin dan daerah perlambatan kecepatan angin dari pantai barat hingga lereng timur,” ujar Martha.

Selain itu, lanjut Martha, cuaca hujan juga dipicu oleh aktifnya gelombang atmosfer dan tingginya labilitas yang mendukung pertumbuhan awan konvektif (awan hujan).

“Sehingga, berpotensi menghasilkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang yang bersifat lokal pada siang hingga malam hari,” ujarnya.

Wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga sangat lebat dalam sepekan ke depan antara lain Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Karo, Dairi, Simalungun, Toba, Samosir, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Asahan, Batu Bara, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu.

“Wilayah lainnya, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, serta Kota Binjai, Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Sibolga, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli,” kata Martha.

BMKG mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar. Masyarakat juga diminta selalu merujuk informasi dari BMKG agar tidak mudah memercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi.

“Dalam sepekan terakhir, beberapa wilayah di Sumut dilanda hujan sedang hingga sangat lebat. Kondisi ini dipengaruhi oleh adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Nias yang membentuk belokan dan daerah pertemuan angin, serta aktifnya gelombang atmosfer di Sumut. Kondisi ini juga didukung labilitas atmosfer lokal yang kuat sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan,” tutur Martha. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN