Kasus DBD di Simalungun Capai 275 Kasus, Satu Orang Meninggal

Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti yang menjadi pembawa virus dengue.(foto: Kemenkes/mistar)
Simalungun, MISTAR.ID (29/8/2026) - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Simalungun cenderung meningkat dalam tiga bulan terakhir. Dinas Kesehatan mencatat 275 kasus DBD terkonfirmasi sepanjang 2026, satu di antaranya meninggal dunia.
Koordinator Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Simalungun, Hamonangan Nahampun, mengatakan kenaikan kasus mulai terlihat saat memasuki periode pancaroba.
"Kasus DBD di Kabupaten Simalungun cenderung meningkat dalam tiga bulan terakhir," kata Hamonangan, Sabtu (29/8/2026).
Ia menyebut, kondisi serupa tidak jauh berbeda dengan pola kasus pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kasus biasanya meningkat di pertengahan tahun, ketika cuaca mulai berubah-ubah.
Perubahan cuaca turut memengaruhi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang menjadi pembawa virus dengue. Kondisi itu membuat risiko penularan di lingkungan masyarakat ikut meningkat.
Dari sejumlah kecamatan, Siantar menjadi wilayah dengan temuan kasus DBD paling tinggi. Sementara dari sisi usia, kasus paling banyak ditemukan pada kelompok usia produktif, termasuk anak-anak sekolah dan orang dewasa.
Menurut Hamonangan, faktor lain yang masih menjadi persoalan adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus.
"Faktor peningkatan kasus di antaranya musim pancaroba yang mengakibatkan perkembangbiakan nyamuk semakin cepat, serta kesadaran masyarakat terhadap PSN 3M Plus sebagai upaya pengendalian DBD masih rendah," ujarnya.
Dinas Kesehatan, lanjutnya, melakukan penyelidikan epidemiologi setiap kali menerima laporan kasus DBD. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan sumber dan faktor risiko penularan di sekitar tempat tinggal penderita.
Hamonangan juga meminta masyarakat tidak mengabaikan demam yang berlangsung selama beberapa hari, terlebih jika kondisi demam naik turun dan tidak kunjung membaik.
Masyarakat juga diminta rutin membersihkan lingkungan dan menjalankan PSN 3M Plus di rumah masing-masing, terutama pada tempat yang berpotensi menjadi genangan air.
"Rutin melakukan PSN 3M Plus di rumah dan lingkungan masing-masing," katanya. (hm27)





















