Friday, July 24, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

IDAI Dukung Upaya Kemenkes Percepat Eliminasi Kasus TB

Mistar.idJumat, 24 Juli 2026 pukul 18.32 WIB
idai_dukung_upaya_kemenkes_percepat_eliminasi_kasus_tb_

Ilustrasi paru-paru pasien pengidap tuberkulosis (TB) paru, dengan tampilan diperbesar bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkannya. (foto: shutterstock/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendukung upaya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam menskrining penyakit Tuberkulosis (TB) terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Perlu kita dukung dan tindakan itu positif, agar kasus TB di Indonesia dapat teratasi dan setidaknya ada penurunan angka kasus penderita," ujar Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso SpA, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, terdapat dua jalur dalam upaya pemberantasan kasus TB yaitu mencari sumber penularan penyakit, apabila kasus ditemukan pada seorang anak yang telah terinfeksi TB.

Piprim mengatakan diperlukan pengecekan terhadap keluarganya mulai dari orang tua, nenek dan orang lain yang berada disekitar anak, agar pencegahan dapat dilakukan.

"Jika yang terinfeksi kasus TB orang dewasa, maka harus ditelusuri kemana saja mereka dalam melakukan interaksi selama ini, tujuannya sama agar mencegah penularan TB," ucapnya.

Dokter Spesialis Anak itu mengimbau pentingnya imunisasi dan pemenuhan nutrisi baik dalam mencegah terinfeksi TB. Ia menekankan jika asupan nutrisi yang baik mampu meningkatkan daya tahan anak tersebut.

Jika orang tua terkena TB, anak harus segera diberikan obat pencegahan TB atau Terapi Pencegahan TB (TPT) dan apabila anak sudah positif, penanganannya harus intensif supaya berobatnya tuntas.

Sebelumnya, Kemenkes mendorong percepatan skrining penyakit Tuberkulosis (TB) yang diintegrasikan dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Indonesia dan berkolaborasi bersama Menteri Dalam Negeri.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN