Monday, August 24, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Gabungkan 3 Pulau: Singapura Siapkan "Pulau Super" untuk 50 Tahun ke Depan

Mistar.idSenin, 24 Agustus 2026 pukul 17.49 WIB
gabungkan_3_pulau_singapura_siapkan_pulau_super_untuk_50_tahun_ke_depan_

Marina Bay saat ini dapat berdiri berkat reklamasi daratan.(Foto: Wikipedia/net)

news_banner

Singapura, MISTAR.ID (24/8/2026)– Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, mengumumkan rencana reklamasi besar-besaran untuk menggabungkan tiga pulau di wilayah selatan.

Ketiga pulau itu adalah Pulau Semakau, Pulau Bukom, dan Pulau Sudong.Rencana tersebut disampaikan Wong dalam Pidato Hari Nasional 2026 di Singapura, Minggu (23/8/2026).

Menurut Wong, penggabungan ketiga pulau tersebut bertujuan untuk mendukung industri dan energi generasi baru di Singapura.

"Ini adalah rencana jangka panjang. Kami sedang mengkajinya secara cermat," ujar Wong, dikutip dari Channel News Asia.

Wong menyebut rencana ini meniru pembentukan Pulau Jurong. Melalui reklamasi bertahap, beberapa pulau lepas pantai disatukan menjadi pusat energi dan petrokimia global.

"Saat ini, Pulau Jurong merupakan pusat energi dan bahan kimia global. Hal itu menciptakan banyak lapangan kerja berkualitas. Dengan menempatkan industri-industri penting di sini, Singapura menjadi titik penting dalam arus energi global. Semua itu telah memperkuat ketahanan dan daya tahan energi kita," kata Wong.

Ketiga pulau yang akan digabung memiliki peran strategis berbeda.

Pulau Semakau saat ini merupakan satu-satunya tempat pembuangan akhir, TPA, sampah di Singapura. Pulau Bukom adalah lokasi kilang minyak pertama Singapura.

Sementara Pulau Sudong memiliki landasan pacu yang digunakan Angkatan Bersenjata Singapura untuk situasi darurat.

Wong menegaskan reklamasi ini tidak akan terbatas pada industri petrokimia. Pulau baru itu juga akan mendukung industri generasi mendatang.

"Pulau Jurong telah membentuk perekonomian kita selama 50 tahun terakhir. Pulau baru di wilayah barat ini dapat membantu membentuk masa depan Singapura untuk 50 tahun ke depan dan seterusnya," tegas Wong.(CNN/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN