Wednesday, July 1, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Akibat Konflik di Timur Tengah, Singapura Naikkan Tarif Listrik dan Gas

Mistar.idRabu, 1 Juli 2026 pukul 08.12 WIB
akibat_konflik_di_timur_tengah_singapura_naikkan_tarif_listrik_dan_gas

Ilustrasi: (Foto: Wikimedia Commons/Ibrahim Hunaish from Male, Maldives)

news_banner

Singapura, MISTAR.ID - Akibat konflik di Timur Tengah, Singapura menaikkan tarif listrik 17 persen menjadi 31,91 sen Singapura (1 dolar Singapura = Rp13.806) per kilowatt-jam (kWh), sebelum pajak barang dan jasa.

Sementara itu, tarif gas kota akan naik 7,1 persen menjadi 23,48 sen per kWh.

Kenaikan ini disampaikan Otoritas Pasar Energi (EMA) Singapura lantaran situasi di Timur Tengah masih tidak pasti.

Namun, jika kondisi membaik, harga bahan bakar dapat turun dan berujung pada penurunan tarif listrik dan gas kota pada kuartal keempat 2026.

EMA menyatakan harga gas alam melonjak tajam sejak akhir Februari dan tetap tinggi antara April dan Juni akibat konflik di Timur Tengah, yang mengakibatkan kenaikan biaya bagi produsen listrik dan gas kota.

Adapun negara tersebut mengimpor sebagian besar kebutuhan energinya, dengan gas alam impor menyumbang sekitar 95 persen dari pembangkitan listrik dan menjadi bahan baku utama untuk produksi gas kota. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN