UFC 330: Islam Makhachev vs Ian Machado Garry, Duel Perebutan Gelar dan Rekor Bersejarah

Islam Makhachev vs Ian Machado Garry (Foto: UFC)
AS, MISTAR.ID - Islam Makhachev akan mempertaruhkan sabuk juara kelas welter UFC saat menghadapi Ian Machado Garry dalam laga utama UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (16/8/2026) 8:00 WIB.
Pertarungan ini menjadi salah satu laga paling dinanti dalam kalender UFC tahun ini. Makhachev datang sebagai juara bertahan dengan rekor 28 kemenangan dan satu kekalahan dalam karier MMA. Ia juga tengah mengoleksi 16 kemenangan beruntun.
Jika kembali menang, Makhachev akan mencatat kemenangan ke-17 secara beruntun di UFC dan melewati rekor kemenangan beruntun yang sebelumnya menjadi salah satu pencapaian paling ikonik dalam sejarah promosi tersebut.
Makhachev Ingin Tampil Lebih Meyakinkan
Makhachev merebut gelar kelas welter setelah mengalahkan Jack Della Maddalena pada UFC 322, November 2025. Duel melawan Garry menjadi pertahanan gelar berikutnya sekaligus ujian besar bagi kiprahnya di kelas 170 pound. UFC mengonfirmasi laga tersebut sebagai pertarungan perebutan gelar utama UFC 330.
Petarung asal Dagestan itu sebelumnya mengaku belum sepenuhnya puas dengan penampilannya saat menghadapi Della Maddalena. Karena itu, Makhachev mengisyaratkan keinginan untuk menunjukkan performa yang lebih agresif ketika menghadapi Garry.
Salah satu opsi yang terbuka adalah mengakhiri pertarungan melalui kemenangan KO. Namun, kekuatan utama Makhachev tetap terletak pada kemampuan gulat, kontrol posisi, dan permainan bawah yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Ian Machado Garry Siap Hadapi Gaya Bertarung Makhachev
Garry datang ke Philadelphia dengan rekor 17-1 dan menempati peringkat kedua kelas welter UFC. Petarung asal Irlandia tersebut memiliki keunggulan fisik dibandingkan Makhachev, termasuk tinggi badan dan jangkauan yang lebih panjang.
Garry juga membawa momentum positif setelah meraih kemenangan atas Belal Muhammad pada pertarungan terakhirnya. Kini, ia mendapatkan kesempatan terbesar dalam kariernya untuk merebut sabuk UFC.
Petarung berjuluk "The Future" tersebut tidak ingin hanya bertahan dari permainan gulat Makhachev. Ia percaya kemampuan striking dan pertahanan grappling yang dimilikinya dapat membuat sang juara kesulitan.
Pertarungan ini menjadi duel menarik antara kekuatan grappling Makhachev dan kemampuan striking serta ukuran tubuh Garry.
Conor McGregor Dukung Ian Garry
Dukungan terhadap Garry juga datang dari sesama petarung asal Irlandia, Conor McGregor.
McGregor menilai Garry memiliki persiapan yang cukup matang untuk menghadapi tantangan sebesar Makhachev. Ia bahkan meyakini Garry memiliki peluang menciptakan kejutan dan merebut sabuk kelas welter.
Prediksi McGregor menambah bumbu dalam pertarungan yang sejak awal sudah menarik perhatian besar. Garry bukan hanya berusaha memenangkan pertarungan, tetapi juga berpeluang menjadi petarung Irlandia berikutnya yang merebut gelar UFC.
Makhachev di Ambang Rekor UFC
Salah satu daya tarik terbesar UFC 330 adalah peluang Makhachev mencatat sejarah.
UFC mencatat Makhachev telah meraih 16 kemenangan beruntun. Kemenangan atas Garry akan membuatnya mencapai angka 17 dan semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu petarung terbaik dalam sejarah UFC.
Makhachev juga sudah mengukuhkan dirinya sebagai juara di dua kelas berbeda setelah naik dari kelas ringan ke welter. UFC menempatkannya sebagai pemegang sabuk kelas welter sekaligus petarung peringkat teratas pound-for-pound.
Karena itu, pertarungan melawan Garry bukan sekadar mempertahankan sabuk. Laga ini juga menjadi bagian penting dari perjalanan Makhachev menuju status salah satu legenda terbesar UFC.
Dern vs Robertson Jadi Co-Main Event
Selain pertarungan Makhachev vs Garry, UFC 330 juga menghadirkan perebutan gelar kelas strawweight wanita.
Juara bertahan Mackenzie Dern akan menghadapi Gillian Robertson dalam co-main event. Ini menjadi pertahanan gelar pertama Dern setelah merebut sabuk kelas strawweight. UFC secara resmi menempatkan duel tersebut sebagai pertarungan perebutan gelar kedua dalam UFC 330.
Pertarungan Dern dan Robertson juga menarik karena keduanya memiliki kemampuan grappling yang kuat. Robertson dikenal sebagai salah satu spesialis submission terbaik di divisi wanita UFC, sedangkan Dern memiliki latar belakang Brazilian jiu-jitsu yang sangat kuat.
Dengan sabuk juara, rekor kemenangan beruntun, dan ambisi besar Garry yang dipertaruhkan, duel Makhachev vs Garry menjadi salah satu pertarungan yang paling menentukan bagi masa depan divisi welter UFC.
PREVIOUS ARTICLE
Berawal dari Pabrik Sepeda, 25 Tahun Terpuruk, Coventry City Akhirnya Kembali ke Premier League


















